Gary Neville Soroti Start Buruk MU

4 weeks ago 7
Gary Neville Soroti Start Buruk MU Gary Neville(HENRY NICHOLLS / AFP)

KEKALAHAN Manchester United dari tim promosi Hull City pada laga perdana Liga Primer Inggris menjadi sorotan Gary Neville. Legenda MU itu menilai Setan Merah gagal menghadapi aspek dasar permainan ketika menghadapi tim yang baru naik kasta dan tampil penuh energi di kandang sendiri.

MU secara mengejutkan takluk 0-2 di markas Hull pada Sabtu (22/8) lalu. Dua gol tuan rumah yang dicetak Semi Ajayi dan Nobel Mendy pada babak pertama membuat tim asuhan Michael Carrick mengawali musim dengan hasil mengecewakan.

Neville menilai masalah United bukan semata-mata soal taktik. Menurutnya, pemain United seharusnya mampu menyamai intensitas lawan sejak menit awal, terutama dalam duel fisik dan bola mati.

"Saya tidak akan membahas taktik atau hal semacam itu. Ketika Anda menghadapi tim promosi pada awal musim, terutama mereka yang datang dari Championship, hal-hal dasar dalam sepak bola harus bisa diatasi," kata Neville kepada Sky Sports.

"Anda harus menyamai mereka dalam duel, menyamai mereka secara fisik, menyamai mereka dalam situasi bola mati, serta memastikan kepala dan kaki Anda siap menghadapi setiap perebutan bola. Setidaknya, Anda harus mampu bertahan dalam 25 sampai 30 menit pertama," lanjutnya.

Menurut Neville, tim promosi biasanya tampil dengan motivasi berlipat ketika menghadapi klub besar di kandang. Karena itu, United semestinya mampu meredam tekanan awal sebelum mengambil alih permainan dengan kualitas yang mereka miliki.

"Tim promosi sangat bernafsu tampil baik. Apalagi ketika bermain di kandang sendiri, mereka punya kemauan besar untuk berjuang dan memperebutkan semuanya. Jika Anda mampu melewati 20 menit pertama, memainkan sepak bola Anda dan menunjukkan kualitas, Anda bisa membuat mereka sadar bahwa level ini berbeda," ujarnya.

Namun, United justru memberi Hull kesempatan membangun momentum sejak awal. Neville menilai kesalahan itu menjadi titik balik yang menentukan arah pertandingan.

"Manchester United membiarkan Hull mendapatkan pijakan dalam pertandingan, bahkan terlalu banyak memberikan mereka pijakan. Setelah mendapatkan pijakan itu, mereka tidak pernah melepaskannya," kata Neville.

"Pertandingan sudah hilang pada 30 sampai 40 menit pertama dan setelah itu United tidak mampu kembali ke permainan," imbuhnya.

Kekalahan tersebut terasa semakin mengecewakan karena Hull tampil dengan sejumlah keterbatasan. Tim yang kembali ke kasta tertinggi untuk pertama kalinya sejak 2017 itu kehilangan 10 pemain akibat cedera. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi mereka tampil agresif dan membuat United kesulitan.

Hasil itu juga menjadi pukulan bagi ambisi United yang musim ini diproyeksikan bersaing dalam perebutan gelar setelah mengakhiri musim lalu di posisi ketiga.

Meski demikian, Neville meminta kekalahan tersebut tidak dibesar-besarkan karena musim baru saja dimulai. Menurutnya, kejutan seperti itu bisa terjadi dalam sepak bola.

"Ini sangat mengecewakan. Memang masih awal musim dan dalam sepak bola Anda terkadang bisa mendapatkan kejutan," ujar Neville.

Neville menilai laga United pada pekan berikutnya menjadi momentum penting untuk segera memperbaiki keadaan. Menurutnya, kebiasaan buruk seperti yang terlihat saat menghadapi Hull harus segera dihentikan sebelum menjadi persoalan yang lebih besar.

"Secara historis, United atau klub besar mana pun, ketika kalah dalam satu pertandingan, harus punya kesempatan untuk segera memperbaikinya pada laga berikutnya. Jadi, pertandingan pekan depan sangat penting untuk melakukan itu," pungkas Neville. (Dhk)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |