Gempa Flores, Lansia Dievakuasi dari Tenda Mandiri ke Posko Kesehatan Pascagempa

7 hours ago 1
Gempa Flores, Lansia Dievakuasi dari Tenda Mandiri ke Posko Kesehatan Pascagempa Tim SAR Gabungan evakuasi lansia ke posko kesehatan(MI/Marianus Marselus)

TIM SAR gabungan terus memperkuat penanganan warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Salah satu fokus utama operasi adalah memastikan kelompok rentan, terutama lanjut usia (lansia), mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang memadai.

Pada Kamis (20/8), seorang lansia dievakuasi dari tenda mandiri warga di Ronting, Kabupaten Manggarai Timur. Lansia tersebut kemudian dibawa menuju posko kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan pemantauan kondisi oleh petugas medis.

Proses evakuasi dilakukan setelah tim di lapangan melakukan pemantauan terhadap kondisi warga yang masih bertahan di tenda mandiri. Keberadaan lansia menjadi perhatian karena kondisi pascagempa masih diwarnai guncangan susulan dan situasi yang belum sepenuhnya pulih.

Dari tenda mandiri, petugas membawa lansia tersebut menuju lokasi pelayanan kesehatan. Pemindahan dilakukan agar warga tersebut berada di tempat yang lebih aman sekaligus lebih mudah mendapatkan pertolongan apabila kondisi kesehatannya membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Evakuasi ini menjadi bagian dari operasi tanggap darurat yang dilakukan Tim SAR gabungan di sejumlah wilayah terdampak gempa NTT. Selain melakukan evakuasi medis, personel SAR juga terus melakukan penyisiran untuk mengetahui kondisi warga yang masih berada di lokasi terdampak.

Operasi SAR saat ini mencakup sejumlah wilayah di Flores, termasuk Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Nagekeo. Petugas juga berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, serta posko kesehatan Kementerian Kesehatan.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan seluruh unsur SAR masih dalam kondisi siaga untuk merespons setiap laporan dari masyarakat.

“Operasi SAR terus kami fokuskan pada penyisiran di wilayah terdampak, pendataan dan pemantauan kondisi masyarakat bersama BPBD serta pemerintah daerah, sekaligus memastikan kesiapan evakuasi medis bagi warga yang membutuhkan,” ujar Yudhi.

Selain lansia, tim gabungan juga memberikan perhatian kepada kelompok rentan lainnya. Seorang ibu hamil sebelumnya dievakuasi menuju Posko Kesehatan Kementerian Kesehatan di Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, untuk mendapatkan penanganan medis.

Tim SAR bersama petugas kesehatan terus memantau kondisi warga yang memilih bertahan di tenda mandiri. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan, evakuasi medis, maupun pemindahan ke lokasi yang lebih aman.

Di tengah kondisi pascagempa dan potensi terjadinya gempa susulan, evakuasi kelompok rentan menjadi bagian penting dalam operasi tanggap darurat. Tim gabungan memastikan warga yang membutuhkan pertolongan dapat segera dievakuasi dan memperoleh pelayanan sesuai kondisi masing-masing.(MM/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |