Golkar Respons Dugaan KPK Soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid

3 days ago 2
Golkar Respons Dugaan KPK Soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid ilustrasi(Antara)

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, memberikan tanggapan terkait dugaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai adanya 'orang kepercayaan' Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang terseret kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (17/9/2026), Doli menekankan bahwa informasi yang beredar saat ini masih sebatas dugaan awal. Ia menegaskan bahwa Partai Golkar menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.

“Sekali lagi saya mengatakan kami sepenuhnya menyerahkan proses ini kepada KPK. Kami percaya, KPK adalah lembaga yang independen dan kredibel untuk menuntaskan ini,” ujar Ahmad Doli.

Doli mengingatkan bahwa sebagai negara hukum, setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan melalui mekanisme perundang-undangan yang berlaku. Ia juga menyoroti istilah "orang kepercayaan" yang disematkan kepada sejumlah tersangka.

“Kita lihat saja perkembangan berikutnya. Disebutkan ada empat orang istilahnya ‘orang kepercayaan’, ya, kadang-kadang kan belum tentu juga orang kepercayaan itu bertindak atas nama orang yang memberikan kepercayaan,” tambahnya.

Dorong Klarifikasi Publik

Hingga saat ini, Doli mengaku belum menjalin komunikasi langsung dengan Nusron Wahid, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Golkar Bidang Keagamaan dan Kerohanian. Ia menyebut pihak partai pun belum melakukan koordinasi formal dengan Nusron terkait persoalan ini.

Kendati demikian, Doli menyarankan agar Nusron Wahid segera memberikan klarifikasi secara terbuka guna memberikan kejelasan kepada masyarakat.

“Ya, sudahlah, kalau memang Saudara Nusron merasa tidak terlibat, tidak melakukan apa-apa, tidak terkait apa pun dengan orang-orang yang disebutkan itu, saya kira klarifikasi saja. Sampaikan ke publik apa adanya,” tegas Doli.

Dugaan Keterlibatan Empat Tersangka

Sebelumnya, KPK mengidentifikasi empat dari delapan tersangka dalam kasus dugaan suap di Kementerian ATR/BPN sebagai pihak yang diduga memiliki kedekatan atau menjadi orang kepercayaan Nusron Wahid.

Keempat orang tersebut adalah:

  • Arif Sugiyanto (ARF): Mantan Bupati Kebumen.
  • Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq (FEZ): Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Ormas.
  • Erwin (ERW).
  • Muhammad Fakhry (MF).

Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyatakan bahwa pemanggilan terhadap Nusron Wahid akan diputuskan berdasarkan kebutuhan penyidikan. "Apakah nanti NW (Nusron Wahid) dipanggil? Ya, itu tergantung kebutuhan penyidikan ke depan," ungkapnya di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (15/9).

Dalam perkembangan terbaru pada Kamis ini, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan di kantor Kementerian ATR/BPN. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penggeledahan menyasar tiga ruangan Direktur Jenderal (Dirjen) dan direktorat terkait, namun tidak termasuk ruang kerja Menteri Nusron Wahid. (Ant/E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |