Ilustrasi(Dok Istimewa)
Analis politik dan hukum Boni Hargens mengapresiasi kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pembukaan pameran seni rupa kontemporer karya Nasirun bertajuk "Bersimpuh di Kaki Para Guru" di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat.
Boni menilai kehadiran pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara tersebut merupakan bentuk komitmen nyata institusi kepolisian dalam mendukung pelestarian seni dan budaya nasional.
"Ini manifestasi dari kehendak moral Kapolri dan jajaran Bhayangkara dalam mendukung agenda pemerintahan Prabowo-Gibran dalam aspek seni dan budaya," ujar Boni, Senin (14/9/2026).
Boni menambahkan, langkah Kapolri juga menjadi upaya strategis dalam memperkuat fondasi identitas nasional di tengah gempuran arus budaya global yang berpotensi mengikis jati diri generasi muda.
Menurut dia, dukungan terhadap karya para seniman sejalan dengan komitmen penguatan nilai-nilai tradisi dan warisan leluhur yang tertuang dalam program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Seni bukan sekadar ekspresi budaya seniman, tetapi memuat ingatan kolektif bangsa, membentuk karakter, serta memupuk rasa persatuan. Kehadiran Kapolri di pameran ini wujud langkah Polri memperkuat pemerintah di bidang budaya," terangnya.
Pameran tunggal karya maestro Nasirun sendiri menampilkan berbagai karya lintas periode yang memadukan spiritualitas, tradisi Jawa, dan dinamika sosial. Eksibisi ini dijadwalkan berlangsung di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026.(H-2)


















































