Hakan Fidan: Mesir Berpeluang Bergabung dalam Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan

2 days ago 1
 Mesir Berpeluang Bergabung dalam Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan Pemimpin dari Turki, Pakistan, dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan pertahanan bersama, Makkah Joint Defense Agreement, yang disebut bertujuan memperkuat stabilitas kawasan.(Anadolu Agency)

TURKI berharap Mesir bergabung dalam pakta pertahanan bersama Arab Saudi dan Pakistan yang disebut bertujuan memperkuat stabilitas kawasan. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyebut Mesir sebagai mitra alami dalam berbagai persoalan regional.

"Saya percaya bahwa pada tahap berikutnya Mesir juga akan berada bersama kami dalam aliansi ini. Kami sudah bertindak satu sama lain seolah-olah kami adalah anggota aliansi," kata Fidan dalam sebuah wawancara, Sabtu (8/8).

Fidan tidak menjelaskan kapan Mesir akan bergabung dengan kerja sama tersebut. Ia mengatakan pakta itu tidak ditujukan untuk menghadapi negara tertentu.

"Tidak ada ancaman bersama yang kami cantumkan secara tertulis," ujarnya, sebagaimana dikutip kantor berita.

Pernyataan Fidan disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan setelah konflik Iran. Bulan lalu, sebuah drone menyerang aset Amerika Serikat di sebuah pelabuhan Mesir di Laut Mediterania. Insiden tersebut menjadi serangan drone pertama di wilayah Mesir sejak perang Iran pecah.

Pakta Pertahanan Tiga Negara

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan sebelumnya menyepakati kerja sama pertahanan Makkah Joint Defense Agreement yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan pertahanan dan daya tangkal bersama.

Kementerian Luar Negeri Pakistan, Jumat, mengatakan pakta tersebut menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu negara anggota akan dipandang sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Pakistan menyatakan kesepakatan itu "dimaksudkan untuk memperkuat daya tangkal kolektif".

Kerja sama tersebut berlangsung di tengah upaya sejumlah negara kawasan memperkuat koordinasi keamanan. Turki sebelumnya menegaskan pakta tersebut tidak diarahkan untuk mengancam negara tertentu maupun meningkatkan ketegangan regional. (AFP/CNA/B-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |