Harga iPhone 15, 16, dan 17 justru melonjak hingga Rp3 juta.(Dok. Apple)
FENOMENA unik tengah terjadi di pasar smartphone Indonesia. Biasanya, peluncuran generasi terbaru akan memicu penurunan harga pada model-model lama. Namun, pasca perkenalan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada 9 September 2026, harga sejumlah iPhone generasi sebelumnya di tanah air justru melonjak drastis.
Berdasarkan pantauan pada sejumlah distributor resmi, kenaikan harga yang paling mencolok terjadi antara tanggal 12 hingga 13 September 2026. Tidak tanggung-tanggung, beberapa model mengalami lonjakan harga hingga Rp3 juta hanya dalam kurun waktu sekitar satu hari. Anomali ini memicu pertanyaan di kalangan konsumen yang mengharapkan adanya potongan harga pasca rilisnya seri terbaru.
Daftar Kenaikan Harga iPhone di Distributor Resmi
Model yang paling terdampak oleh penyesuaian harga ini adalah varian dasar dari iPhone 15 dan iPhone 16. Sebagai contoh, iPhone 15 128 GB yang pada awal September sempat menyentuh angka Rp12,499 juta, kini dibanderol seharga Rp15,499 juta di gerai resmi seperti Digimap per 16 September 2026.
Berikut adalah rincian perbandingan harga berdasarkan pantauan distributor resmi pada periode 12-13 September 2026:
| iPhone 15 128 GB | Rp12,499–12,749 juta | Rp15,499 juta | Rp2,75-3 juta |
| iPhone 15 256 GB | Rp14,749–14,999 juta | Rp16,749-16,999 juta | Rp2 juta |
| iPhone 16 128 GB | Rp14,999–15,249 juta | Rp17,999 juta | Rp2,75-3 juta |
| iPhone 16 256 GB | Rp16,999–17,249 juta | Rp18,499-19,999 juta | Hingga Rp3 juta |
| iPhone 17 256 GB | Rp17,999 juta | Rp20,499 juta | Rp2,5 juta |
Catatan: Harga di atas berdasarkan pantauan pada distributor resmi (Apple Authorized Reseller). Harga antar-retailer dapat berbeda tergantung pada promo, cashback, atau program trade-in yang berlaku.
Mengapa Harga iPhone Lama Justru Naik?
Kenaikan harga di Indonesia ini terjadi di tengah penyesuaian harga Apple secara global dan lonjakan biaya komponen memori di industri smartphone. Fenomena ini ternyata tidak hanya terjadi di pasar domestik; Apple juga dilaporkan menaikkan harga sejumlah model lama di Amerika Serikat pasca peluncuran generasi terbaru.
Dari sisi industri, terdapat tekanan besar pada biaya produksi. Data dari TrendForce menunjukkan bahwa biaya memori (DRAM dan NAND) untuk perangkat high-end pada kuartal III-2026 mengalami kenaikan signifikan, bahkan mencapai hampir 400% secara tahunan untuk komponen tertentu.
Hal ini dipicu oleh tingginya permintaan kapasitas produksi memori untuk kebutuhan server AI global.
Laporan Counterpoint juga memperkuat kondisi ini dengan mencatat bahwa rata-rata harga ritel smartphone secara global naik sekitar 15% sepanjang tahun 2026 akibat kenaikan biaya komponen inti tersebut.
Model Premium yang Cenderung Stabil
Meskipun model dasar mengalami lonjakan, pantauan pada pertengahan September menunjukkan bahwa varian premium lama seperti iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max relatif tidak mengalami perubahan harga yang ekstrem dibanding bulan sebelumnya.
- iPhone 17 Pro: Mulai dari Rp22,999 juta
- iPhone 17 Pro Max: Mulai dari Rp24,999 juta
Pergerakan harga di bulan September 2026 ini tergolong sangat dinamis. Sebagai gambaran, pada 1 September 2026, harga iPhone 15 128 GB sempat turun ke angka Rp12,499 juta sebelum akhirnya melonjak kembali ke angka Rp15,499 juta setelah peluncuran iPhone 18.
Bagi konsumen, sangat disarankan untuk memantau situs resmi distributor secara berkala karena harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan promo dan ketersediaan stok. (Apple/Digimap/Erafone/Z-10)


















































