ilustrasi(Magnific)
SERANGAN stroke merupakan salah satu ancaman medis paling mematikan yang dapat memicu kelumpuhan hingga gangguan fungsi otak permanen. Meski demikian, pakar kesehatan menekankan bahwa sekitar 80 persen kasus stroke sebenarnya dapat dicegah melalui koreksi pola hidup harian, terutama kebiasaan pada sore hingga malam hari.
Ahli bedah vaskular dan spesialis saraf mengidentifikasi lima kebiasaan selepas jam 5 sore yang berpotensi memicu lonjakan tekanan darah serta gangguan vaskular.
Para dokter spesialis saraf dan ahli bedah vaskular membagikan lima hal utama yang wajib dihindari setelah jam 5 sore untuk menekan risiko stroke:
- Konsumsi Alkohol Berlebihan: Minum alkohol di malam hari dapat memicu lonjakan tekanan darah dan memicu aritmia jantung seperti fibrilasi atrium. Kedua kondisi ini merupakan faktor risiko utama stroke dan dapat mengganggu kualitas tidur.
- Makanan Tinggi Garam (Natrium): Asupan garam tinggi saat makan malam memicu kenaikan tekanan darah. Pilih makan malam yang lebih ringan berbasis sayuran, protein tanpa lemak, dan makanan minim olahan.
- Makan Malam Terlalu Larut (Di Atas Jam 9 Malam): Makan terlalu malam tepat sebelum tidur meningkatkan tekanan darah, mengganggu irama sirkadian, serta memberi beban berlebih pada saluran cerna dan otak. Berikan jeda pencernaan 3-4 jam sebelum tidur.
- Begadang dan Tidur Terlalu Malam: Menunda waktu tidur, screen time berlebihan, serta konsumsi kafein di malam hari merusak tidur restoratif. Kurang tidur kronis berkorelasi langsung dengan hipertensi. Orang dewasa disarankan tidur 7-9 jam secara konsisten.
- Gaya Hidup Pasif (Sedentary): Kurangnya aktivitas fisik di sore/malam hari memperburuk kesehatan vaskular. Melakukan gerakan cepat atau olahraga moderat selama 30 menit (seperti jalan cepat, latihan beban, atau olahraga pikiran-tubuh) sangat direkomendasikan untuk menjaga kesehatan otak dan pembuluh darah.
Para dokter merekomendasikan untuk memberi jeda pencernaan minimal 3 hingga 4 jam sebelum tidur, menjaga jam tidur konsisten 7–9 jam, serta rutin melakukan aktivitas fisik sedang demi menjaga tekanan darah tetap stabil.
(Parade/P-4)


















































