Ilustrasi pembayaran menggunakan NFC di HP Tiongkok(Magnific)
PENGGUNA sejumlah smartphone dengan Tiongkok ROM sempat melaporkan masalah ketika menggunakan fitur pembayaran nirsentuh melalui Google Wallet. Keluhan tersebut membuat muncul dugaan bahwa perangkat dengan firmware China sengaja dibatasi oleh Google.
Namun, hingga kini tidak ada keterangan resmi Google yang menyatakan adanya kebijakan khusus untuk memblokir seluruh perangkat China ROM.
Masalah yang dilaporkan berkaitan dengan fitur tap to pay melalui NFC.
Sejumlah pengguna menyebut pembayaran nirsentuh tiba-tiba tidak dapat digunakan meskipun sebelumnya berfungsi normal. Keluhan tersebut muncul pada beberapa perangkat Android dengan firmware China dan kemudian ramai dibahas di komunitas pengguna.
Google menjelaskan bahwa Google Wallet memiliki sejumlah persyaratan keamanan sebelum sebuah perangkat dapat digunakan untuk pembayaran nirsentuh. Ponsel harus mendukung NFC, mengaktifkan NFC, menggunakan Google Wallet sebagai aplikasi pembayaran default, memiliki metode pembayaran yang didukung, serta memenuhi persyaratan keamanan dan sertifikasi perangkat.
Salah satu pemeriksaan penting adalah Play Protect certification. Google menyebut perangkat yang tidak tersertifikasi atau menggunakan perangkat lunak yang telah dimodifikasi dapat mengalami pembatasan pada pembayaran nirsentuh. Perangkat dengan bootloader terbuka, akses root, custom ROM, atau perangkat lunak yang tidak disetujui dapat dianggap tidak memenuhi standar keamanan Google Wallet.
Karena itu, munculnya masalah pada Tiongkok ROM tidak otomatis berarti Google secara khusus "melarang" smartphone dari Tiongkok. Ada sejumlah kemungkinan teknis yang dapat memengaruhi fungsi pembayaran, termasuk perubahan pada Google Play Services, pemeriksaan integritas perangkat, sertifikasi, hingga konfigurasi firmware.
Keluhan pengguna bahkan tidak hanya muncul pada smartphone dengan Tiongkok ROM. Pada Juli 2026, pengguna beberapa perangkat Android juga melaporkan pesan bahwa perangkat mereka tidak memenuhi standar keamanan untuk pembayaran nirsentuh meskipun perangkat dalam kondisi resmi dan tidak dimodifikasi. Google kemudian menyatakan dalam salah satu respons komunitas bahwa masalah Google Wallet pada perangkat tertentu telah diselesaikan dan pengguna disarankan memastikan aplikasi Wallet tetap diperbarui.
Google juga menegaskan bahwa apabila pembayaran nirsentuh sebelumnya berfungsi tetapi kemudian berhenti setelah pembaruan perangkat lunak, pengguna sebaiknya menghubungi produsen perangkat karena pembaruan software tertentu dapat memengaruhi fungsi tersebut.
Bagi pengguna HP Tiongkok ROM yang mengalami masalah serupa, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengecek apakah NFC aktif, Google Wallet sudah menjadi aplikasi pembayaran default, perangkat masih berstatus Play Protect certified, serta Google Wallet dan Google Play Services telah diperbarui.
Dengan demikian, isu pembayaran NFC pada Tiongkok ROM sebaiknya tidak langsung disimpulkan sebagai "Google memblokir HP China". Berdasarkan dokumentasi resmi Google, pembayaran nirsentuh memang bergantung pada sejumlah persyaratan keamanan dan sertifikasi. Sementara laporan komunitas menunjukkan bahwa gangguan serupa juga dapat terjadi akibat masalah perangkat lunak yang bersifat sementara. (H-4)

















































