Ibas Sebut Parlemen Kawal Aspirasi Perempuan dan Umat

3 weeks ago 23
Ibas Sebut Parlemen Kawal Aspirasi Perempuan dan Umat Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (kiri)(Istimewa)

WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY/Ibas), menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di tingkat parlemen. Menurutnya, jejaring majelis taklim memiliki modal sosial besar yang perlu dikolaborasikan secara konkret dengan berbagai fungsi komisi di DPR RI.

Pernyataan tersebut disampaikan Ibas saat menerima jajaran Pimpinan Pusat BKMT yang dipimpin Ketua Umum Dr. Syifa Fauzia dalam forum Silaturahim Kebangsaan di Rumah Kebangsaan MPR RI, Jakarta.

"Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi kesempatan saling mendengar dan menguatkan. Aspirasi BKMT memiliki banyak pintu untuk diperjuangkan di parlemen, mulai dari Komisi VIII, IX, X, hingga XI. Tugas kita adalah membuat pintu-pintu itu saling terhubung," ujar Ibas dalam keterangannya, Kamis (27/8).

Silaturahmi kebangsaan tersebut melahirkan sejumlah gagasan kolaboratif dari para anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat yang hadir. Anggota Komisi VIII Nanang Samodra menawarkan program pendampingan sertifikasi halal self-declare bagi anggota BKMT guna menyambut batas waktu kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026, yang berpotensi memberikan insentif sebesar Rp150.000 per produk bagi para pendamping. 

Sementara itu, anggota Komisi IX Cellica Nurrachadiana mendorong keterlibatan BKMT dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus memfasilitasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal seperti ustaz dan guru ngaji.

Dari sektor pendidikan dan pariwisata, anggota Komisi X Bramantyo Suwondo menggagas penguatan pariwisata halal serta kerja sama dakwah antarnegara Muslim memanfaatkan jejaring majelis taklim. 

Melengkapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi sekaligus anggota Komisi XI Marwan Cik Hasan menekankan pentingnya menyelaraskan penguatan kualitas spiritual dengan kemandirian ekonomi umat melalui pembinaan UMKM dan koperasi.

Dalam kesempatan tersebut, Ibas juga mengenang dedikasi almarhumah Tuty Alawiyah dan almarhumah Ani Yudhoyono yang dinilainya konsisten memperjuangkan pemberdayaan perempuan, pendidikan, serta ketahanan keluarga.

Ia menekankan bahwa ketika perempuan dan komunitas majelis taklim bergerak ke arah positif, maka keluarga dan bangsa akan ikut maju.

"Saya merasa ada estafet pengabdian dan kepedulian yang harus kita lanjutkan. Mari jadikan BKMT sebagai sumber energi positif baik di lingkungan rumah, masyarakat, hingga media sosial untuk terus menghadirkan solusi bagi bangsa," pungkas Ibas. (E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |