Sebanyak 500 pelari, termasuk lebih dari 10 disabilitas mengikuti IEE Run for Charity 2026 pada Sabtu (12//10) di area JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Kategori lomba terdiri atas 5K, serta 3K.(MI/Iis Zatnika)
Sebanyak 500 pelari, termasuk lebih dari 10 disabilitas mengikuti IEE Run for Charity 2026 pada Sabtu (12//10) di area JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Kategori lomba terdiri atas 5K, serta 3K.
Sebagian disabilitas menggunakan kursi roda, ada juga para disabilitas daksa yang bergerak menggunakan kruk bersama pendamping dan keluarga.
Acara lari yang dimulai pada pukul 6 itu kian istimewa karena jalur yang dilewati melintasi area luar pameran yang tengah diisi berbagai kendaraan dan alat berat pertambangan raksasa dari berbagai perusahaan
Country Manager Pamerindo Indonesia Lia Indriasari menyatakan kegiatan lari ini merupakan bagian dari kampanye inklusif dan keberlanjutan yang diusung pada IEE Series 2026. Lia menjelaskan, IEE Run for Charity 2026 mempertemukan pemangku kepentingan yang terlibat dalam rangkaian pameran yang berlangsung 2-12 September serta masyarakat, pelari, para disabilitas, serta pelajar dan mahasiswa.
Usai kegiatan lari, dilaksanakan pemberian beasiswa pada tiga kampus berbasis STEM yaitu Universitas Teknologi Sumbawa, Institut Teknologi Sumatera, serta Institut Teknologi Kalimantan. Kegiatan IEE Run for Charity 2026 diadakan di hari terakhir IEE Series 2026 yang bertema Construction & Engineering Week, serta Energy & Engineering Week.
Di akhir acara lari, selain mendapat medali, para disabilitas peserta kegiatan lari juga mendapatkan sertifikat penghargaan. Rangga Kusumo dan Endra, teman daksa berkursi roda menjadi dua di antara sepuluh disabilitas yang berlari didampingi para running buddy. (X-6)


















































