Inggris Investasi Rp202,9 Triliun untuk Kapal Selam Nuklir Kelas Dreadnought

2 hours ago 2
Inggris Investasi Rp202,9 Triliun untuk Kapal Selam Nuklir Kelas Dreadnought Ilustrasi kapal selam.(Antara)

PERDANA Menteri Inggris, Andy Burnham, dijadwalkan mengumumkan investasi besar senilai 8,4 miliar pound sterling atau setara dengan Rp202,9 triliun untuk memperkuat program pencegah nuklir negara tersebut. Dana fantastis ini dialokasikan khusus untuk pembangunan empat kapal selam nuklir kelas Dreadnought.

Kantor Perdana Menteri Inggris, Downing Street No. 10, menyatakan bahwa investasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat pertahanan nasional, tetapi juga diproyeksikan menciptakan lapangan kerja luas serta peluang bagi generasi muda di masa depan. Pengumuman resmi mengenai fase baru proyek strategis ini disampaikan pada Kamis (30/7).

Dalam pernyataan resminya, pemerintah Inggris merinci tahapan operasional dari armada bawah air tersebut. Salah satu dari empat kapal selam yang sedang dibangun dijadwalkan untuk menyelesaikan uji coba laut dan mulai beroperasi penuh di jajaran Angkatan Laut Inggris pada awal tahun 2030-an.

Kontrak baru ini juga memastikan kepastian jadwal bagi unit lainnya. Kapal selam kedua, yang diberi nama HMS Valiant, telah dikonfirmasi akan segera memasuki tahap uji coba laut. Sementara itu, kapal selam ketiga dan keempat saat ini masih berada dalam proses konstruksi berkelanjutan.

Rincian Investasi dan Anggaran Pertahanan Inggris:

Item Nilai (Pound Sterling) Estimasi (Rupiah)
Investasi Kapal Selam Dreadnought 8,4 Miliar Rp202,9 Triliun
Total Anggaran Pertahanan (4 Tahun) ~300 Miliar Rp7,25 Kuadriliun
Dana Belum Cair (Catatan Rachel Reeves) 4,7 Miliar Rp113,6 Triliun

Tantangan Pendanaan di Masa Depan

Meskipun komitmen anggaran terlihat masif, tantangan administratif masih membayangi. Pada akhir Juni lalu, Kementerian Pertahanan Inggris sebenarnya telah merilis rencana anggaran jangka panjang sebesar hampir 300 miliar pound sterling (sekitar Rp7,25 kuadriliun) untuk periode empat tahun ke depan.

Namun, mantan menteri keuangan Inggris, Rachel Reeves, memberikan catatan kritis terkait ketersediaan dana tersebut. Menurutnya, terdapat sekitar 4,7 miliar pound sterling (Rp113,6 triliun) dari total anggaran yang dialokasikan masih belum cair. Kepastian mengenai sumber pendanaan untuk menutupi kekurangan tersebut baru akan ditentukan dalam pengumuman anggaran musim gugur mendatang.

Program kapal selam kelas Dreadnought merupakan pilar utama dari strategi pertahanan nuklir Inggris yang dirancang untuk menggantikan kelas Vanguard, guna memastikan kemampuan pencegahan nuklir laut Inggris tetap mutakhir hingga pertengahan abad ini. (Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |