Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 InspiringIndonesia Dukung Pemberdayaan Komunitas Lewat Kompetisi Film Pendek

1 week ago 9
Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 InspiringIndonesia Dukung Pemberdayaan Komunitas Lewat Kompetisi Film Pendek Inspiring Asia Micro Film Festival 2026(Dok Istimewa)

Berbagai persoalan sosial membutuhkan solusi yang lahir dari dan bersama komunitas yang mengalaminya. Di berbagai daerah, masyarakat terus menemukan cara untuk saling mendukung dan menjawab tantangan di sekitarnya, mulai dari pendidikan dan inklusi hingga isu berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.

Semangat inilah yang diangkat melalui Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 Inspiring Indonesia, menggunakan film sebagai ruang untuk memperkenalkan cerita dan inisiatif pemberdayaan komunitas kepada publik. Kegiatan Regional Screening & Awarding Day yang merupakan bagian dari festival ini berlangsung di Ice Palace, Lotte Mall, Jakarta, dengan menampilkan 11 karya terbaik dari komunitas berbagai daerah di Indonesia.

Mengusung tema Community Empowerment: Belonging, Resilience, Thriving, kegiatan ini menghadirkan kisah autentik tentang ketangguhan komunitas serta bagaimana mereka saling mendukung, bertumbuh, dan bangkit bersama di tengah keterbatasan.

“Ini bukan hanya tentang karya, tetapi juga tentang keterlibatan komunitas dan kekuatan storytelling dalam menciptakan perubahan. Karena pada akhirnya, setiap cerita yang dibagikan adalah bentuk empowerment. Kami berharap semakin banyak orang terus bercerita, menginspirasi, membangun koneksi, dan menciptakan perubahan positif,” ujar Candy Goh, Director Li Foundation.

Tiga Kategori Berbeda dan Para Juara

Festival ini menghadirkan tiga kategori utama. Pertama, Best Project Award yang diberikan kepada inisiatif sosial berdampak yang telah berjalan dan diangkat melalui film pendek. Fokus kategori ini adalah dampak nyata serta kontribusi komunitas atau social enterprise dalam pemberdayaan masyarakat. Empat karya yang masuk nominasi adalah HEAR HER STORY, LILIN-LILIN DARI PELOSOK, Bergandengan Tangan, dan Rancage.

Selanjutnya adalah kategori Best Micro Film Award yang ditujukan bagi pembuat film dengan kemampuan menyampaikan cerita kuat melalui kualitas artistik, visual kreatif, dan sinematografi. Empat karya terpilih adalah memBEKAS, Ruang Antara, SAMTAMA, dan Kisah Igo.

Untuk pertama kalinya, hadir pula kategori Best AI Film Award, sebuah apresiasi bagi karya yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk bercerita tentang isu sosial. Tiga karya yang terpilih adalah Pulang, Jahitan Harapan di Atas Puing, dan 2 Are Better Than 1.

Dari total 127 entri yang masuk, kompetisi disaring menjadi 21 semifinalis hingga terpilih para pemenang utama:

  • Best Project Award: Rancage karya IPB University (Hadiah Rp100 juta).
  • Best Micro Film Award: Ruang ANTARA karya Feugee dan memBEKAS karya KATALIS (Total hadiah Rp75 juta).
  • Best AI Film Award: Pulang karya Dika Karan (Hadiah Rp30 juta).
  • Honourable Mention: Nyanyian di Angkringan karya Tim Samudra.

“Film pendek yang baik adalah yang mampu menggambarkan sebuah cerita dengan kuat, dan juga menyampaikan gagasan pembuatnya dengan cara yang dapat dirasakan secara emosional oleh penonton. Dua karya yang terpilih sebagai pemenang Best Microfilm berhasil melakukan hal tersebut,” jelas Juri Inspiring Asia Micro Film Festival 2026, Muhammad Zaidy (Produser Palari Film).

Inspiring Asia merupakan inisiatif regional yang digagas oleh Li Foundation untuk mengangkat isu sosial melalui storytelling di berbagai negara Asia. Dalam penyelenggaraan di Indonesia, Li Foundation menggandeng Djarum Foundation, Tanoto Foundation, dan Campaign for Good sebagai mitra strategis untuk memperluas jangkauan dampak karya yang dihasilkan.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |