Ilustrasi(HO-MI/RUDI K)
Bupati Bangka, Fery Insani, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seiring memasuki musim kemarau. Hal tersebut disampaikan Fery usai menyaksikan penandatanganan MoU Program Beasiswa SDM Sawit antara Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) dengan Politeknik Manufaktur Negeri (Polman) pada Rabu (2/6).
"Intensitas Karhutla di daerah kita saat ini mulai tinggi, setiap hari selalu ada kejadian. Ini harus benar-benar diwaspadai masyarakat," ujar Fery.
Fery meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu api, seperti membuka lahan dengan cara membakar hutan atau membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan. Menurutnya, kombinasi cuaca panas ekstrem dan angin kencang pada musim kemarau tahun ini sangat berisiko memicu kebakaran besar.
"Musim kemarau ini cuaca panas dan angin kencang. Tentunya bahaya sekali kalau bakar sampah tidak ditunggu atau membuka kebun dengan membakar lahan, karena api bisa merambat cepat dan menimbulkan karhutla," jelasnya.
Wilayah Rawan di Lintas Timur
Bupati menyebutkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla. Salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah kawasan Jalan Lintas Timur Bangka yang merupakan akses menuju destinasi wisata pantai.
"Di Lintas Timur Bangka merupakan daerah kawasan wisata, banyak ilalang kering yang tentunya mudah terbakar. Makanya kawasan Lintas Timur ini sangat rawan," terangnya.
Luas Lahan Terbakar Capai 50 Hektare
Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat, luas lahan yang terbakar di Kabupaten Bangka selama bulan Juli ini telah menembus angka 50 hektare. Angka ini diprediksi masih akan terus bertambah mengingat musim kemarau ekstrem yang masih berlangsung.
Fery menginstruksikan warga untuk proaktif dalam melakukan pencegahan dan pelaporan jika menemukan titik api di lingkungan mereka.
"Bagi masyarakat yang mengetahui ada kejadian karhutla, segera melapor ke Damkar agar dapat segera ditangani dan dipadamkan sehingga api tidak meluas lebih jauh," pungkasnya.


















































