Ilustrasi(Dok AFP)
PEMERINTAH Iran menetapkan tujuh persyaratan yang harus dipenuhi Amerika Serikat (AS) sebelum Selat Hormuz kembali dibuka. Informasi tersebut disampaikan sumber yang mengetahui persoalan itu kepada kantor berita Iran, Tasnim.
Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menyatakan bahwa Teheran akan mengadakan pertemuan di Oman pada Senin. Pertemuan tersebut dijadwalkan melibatkan Irak serta sejumlah negara di kawasan Teluk Persia untuk membahas mekanisme jalur aman bagi kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
"Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai tujuh syarat yang telah disetujui pejabat tinggi Iran tersebut dipenuhi," kata sumber itu.
Menurut laporan Tasnim sebelumnya, kesepakatan antara Iran dan Oman mengenai Selat Hormuz belum mencakup keputusan untuk membuka kembali jalur pelayaran di kawasan tersebut.
Dalam kesepakatan itu, Iran dan Oman disebut telah melakukan koordinasi mengenai rute utama yang digunakan untuk keluar dan masuk melalui Selat Hormuz.
Konflik Iran-AS Picu Ketegangan di Selat Hormuz
Ketegangan antara Iran, AS, dan Israel meningkat setelah pada 28 Februari AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas oleh Iran.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang ditujukan untuk menghentikan permusuhan. Namun, kesepakatan tersebut tidak bertahan lama karena kedua pihak kembali terlibat dalam serangkaian serangan. Konflik hingga kini masih belum menemukan penyelesaian.
Eskalasi tersebut turut berdampak langsung terhadap aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Lalu lintas kapal melalui salah satu jalur energi paling penting di dunia itu hampir terhenti.
Selat Hormuz memiliki posisi strategis bagi perdagangan energi global karena menjadi salah satu jalur utama pengiriman minyak, produk minyak bumi, serta gas alam cair menuju berbagai pasar dunia.
Gangguan terhadap jalur pelayaran tersebut kemudian memberikan tekanan terhadap pasar energi. Harga bahan bakar dilaporkan mengalami kenaikan di berbagai negara akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan energi global.
Apa Syarat Iran untuk Membuka Selat Hormuz?
Iran disebut telah menetapkan tujuh syarat yang harus dipenuhi sebelum Selat Hormuz dibuka kembali. Namun, sumber yang dikutip Tasnim dalam laporan tersebut belum mengungkapkan secara rinci isi dari ketujuh persyaratan itu.
Pertemuan yang akan berlangsung di Oman dan melibatkan Irak serta negara-negara Teluk Persia diharapkan menjadi bagian dari pembahasan mengenai keamanan dan kelancaran pelayaran komersial di Selat Hormuz. (Ant/E-4)


















































