Pelatih Liverpool Andoni Iraola.(Liverpoolfc.com)
PELATIH Liverpool Andoni Iraola menegaskan timnya pantas mendapatkan tiket ke babak keempat Piala Liga setelah tampil solid saat mengalahkan Tottenham Hotspur 3-1 di Anfield, Rabu (16/9) dini hari WIB.
Pasalnya, Liverpool tampil dengan 10 perubahan pemain dari laga sebelumnya. Meski menurunkan banyak pemain berbeda, The Reds tetap mampu bermain agresif dan menjaga intensitas sepanjang pertandingan.
"Saya memang melakukan banyak perubahan, tetapi saya merasa itu perlu. Pada pertandingan sebelumnya, kami terlihat sedikit kekurangan energi sehingga membutuhkan pemain-pemain yang lebih segar," kata Iraola seperti dikutip laman klub.
Pelatih asal Spanyol itu puas dengan respons para pemain yang diberi kesempatan tampil. Menurut dia, seluruh pemain mampu menjaga agresivitas sehingga Liverpool tetap mengendalikan pertandingan.
"Saya senang karena semua pemain memberikan intensitas dan agresivitas. Kami bermain bagus di banyak bagian pertandingan. Kami juga pantas mendapatkan hasil ini dan berhak berada di babak berikutnya," lanjut Iraola.
Liverpool membuka keunggulan pada menit ke-21. Cody Gakpo mengirim umpan kepada Rio Ngumoha yang kemudian meneruskannya kepada Alexis Mac Allister. Gelandang Argentina itu melepaskan tembakan keras tanpa kontrol yang bersarang di bagian atas gawang Martin Dubravka.
Gakpo menggandakan keunggulan Liverpool pada menit ke-54 melalui sepakan akurat ke sudut jauh. Tottenham kemudian memperkecil ketertinggalan lewat Conor Gallagher pada menit ke-69 setelah memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Liverpool saat situasi bola mati.
Tottenham berupaya mencari gol penyeimbang tetapi Liverpool memastikan kemenangan pada masa tambahan waktu. Dominik Szoboszlai melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 23 meter yang tidak mampu dihentikan Dubravka.
Kemenangan tersebut membawa Liverpool melaju ke putaran keempat sekaligus memperpanjang catatan positif pada awal era Iraola. The Reds belum terkalahkan sejak ditangani pelatih tersebut meski baru sekali menang dalam empat pertandingan Liga Primer.
Sementara itu, kekalahan semakin menambah tekanan terhadap Tottenham dan pelatih Roberto De Zerbi. Spurs belum mencetak gol dalam empat pertandingan Liga Primer musim ini dengan catatan dua kali imbang dan dua kekalahan. Satu-satunya kemenangan mereka diraih di Piala Liga saat menghadapi Charlton Athletic, klub dari divisi Championship.
Tottenham juga belum menemukan hasil yang sepadan setelah mengeluarkan lebih dari 300 juta poundsterling untuk mendatangkan 10 pemain sejak akhir musim lalu. Klub London Utara itu sebelumnya dua kali mengakhiri musim di peringkat ke-17 dan baru memastikan bertahan di Liga Primer pada laga terakhir musim lalu.
Tekanan terhadap De Zerbi semakin besar menjelang pertandingan melawan Aston Villa pada akhir pekan nanti. Laga tersebut menjadi kesempatan Tottenham memperbaiki posisi sebelum jeda internasional.
Masalah lain muncul dari Richarlison. Penyerang Brasil itu mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial setelah tidak masuk skuad menghadapi Liverpool. Keinginannya untuk meninggalkan Tottenham juga belum terealisasi setelah rencana kepindahan ke Everton dan Vasco da Gama tidak menemui kesepakatan.
(P-4)


















































