Sudaryono meninggalkan kursi Wakil Menteri Pertanian dan dilantik menjadi Kepala BGN.(MI/Naufal Zuhdi)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah belum membahas sosok yang akan mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Jabatan tersebut kosong setelah Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurut Prasetyo, pembahasan mengenai pengganti Sudaryono belum dilakukan karena proses pergantian pejabat baru saja berlangsung.
"Memang sampai saat ini belum didiskusikan karena pengangkatan pejabat lama, Mas Sudaryono, Wamentan yang kemarin diminta untuk menjadi Kepala BGN, juga baru satu hari," kata dia ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/7).
Prasetyo juga meminta masyarakat untuk bersabar sembari menunggu keputusan pemerintah terkait pengisian jabatan Wakil Menteri Pertanian.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada Rabu (22/7) sore. Ia menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
Usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Sudaryono menegaskan bahwa dirinya telah melepas posisi sebagai Wakil Menteri Pertanian. Langkah tersebut diambil untuk menghindari rangkap jabatan di lingkungan pemerintahan.
"Gantinya siapa dan lain-lain, tentu saja ini hak prerogatif dari Pak Presiden," ucapnya.
Sementara itu, pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN telah dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, pada Rabu (22/7) pagi.
Melalui pernyataan yang diunggah di media sosial pribadinya, Nanik menjelaskan bahwa keputusan mundur dari jabatan Kepala BGN berkaitan dengan kondisi kesehatannya. Ia mengaku harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui. Namun, saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," tulis Nanik. (Ant/E-4)


















































