Jangan Panik! Punya Riwayat Penyakit Jantung di Keluarga Bukan Berarti Pasti Sakit

3 weeks ago 13
Jangan Panik! Punya Riwayat Penyakit Jantung di Keluarga Bukan Berarti Pasti Sakit Ilustrasi(magnifik)

PENYAKIT jantung kerap menjadi kekhawatiran ketika salah satu anggota keluarga pernah mengalaminya. Pertanyaan yang kemudian muncul cukup sederhana, tetapi penting: jika ayah, ibu, atau saudara memiliki penyakit jantung, apakah kita otomatis akan mengalami kondisi yang sama?

Jawabannya, tidak selalu. Namun, riwayat keluarga memang dapat membuat risiko seseorang menjadi lebih tinggi.

Genetik Bisa Memengaruhi Risiko

Menurut JIH-CardiaCare, Heart and Vascular Centre, risiko penyakit jantung merupakan hasil kombinasi antara faktor genetik, gaya hidup, dan kondisi kesehatan seseorang. Pengaruh genetik menjadi perhatian lebih besar apabila orang tua atau saudara kandung mengalami penyakit jantung pada usia relatif muda.

CardiaCare menyebut riwayat penyakit jantung pada orang tua atau saudara kandung sebelum usia 55 tahun pada pria atau 65 tahun pada wanita sebagai salah satu kondisi yang perlu diperhatikan. Salah satu contoh gangguan yang dapat berkaitan dengan faktor genetik adalah hiperkolesterolemia familial, yaitu kondisi yang menyebabkan kadar kolesterol tertentu sangat tinggi dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Meski begitu, genetik bukan satu-satunya cerita.

Kebiasaan Keluarga Juga Berpengaruh

Lingkungan tempat seseorang tumbuh dapat ikut membentuk kebiasaan yang berdampak pada kesehatan jantung. Pola makan tinggi lemak, kurang bergerak, hingga kebiasaan merokok dapat meningkatkan faktor risiko penyakit jantung.

Artinya, seseorang mungkin memiliki riwayat keluarga yang kurang baik, tetapi tetap dapat mengambil langkah untuk menekan risikonya. Sebaliknya, seseorang tanpa riwayat keluarga pun tetap bisa mengalami penyakit jantung apabila memiliki banyak faktor risiko yang tidak terkontrol.

Karena itu, mengetahui riwayat kesehatan keluarga sebaiknya menjadi alarm untuk lebih peduli, bukan alasan untuk merasa pasti akan sakit.

Mulai Menjaga Jantung Sejak Sekarang

JIH-CardiaCare merekomendasikan beberapa langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan jantung. Pola makan dapat diperbaiki dengan mengurangi lemak jenuh dan memperbanyak makanan berserat seperti sayur serta buah.

Aktivitas fisik juga perlu menjadi bagian dari rutinitas. CardiaCare merekomendasikan setidaknya 150 menit olahraga setiap minggu, misalnya berjalan cepat atau bersepeda. Selain itu, berhenti merokok dan melakukan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, serta gula darah secara berkala juga penting untuk mendeteksi faktor risiko lebih dini.

Jadi, memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung bukanlah sebuah vonis. Justru, informasi tersebut bisa menjadi pengingat untuk mulai menjaga jantung lebih serius. Semakin dini faktor risiko dikenali dan dikendalikan, semakin besar kesempatan untuk mempertahankan kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Sumber: Cardiacare

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |