Jenazah Pendaki Brebes yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet telah Dievakuasi

1 month ago 36
Jenazah Pendaki Brebes yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet telah Dievakuasi Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pendaki yang terjatuh di kawah Gunung Slamet di Tegal, Rabu (19/8/2026), dini hari.(SAR Semarang)

TIM SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah M. Fahri Maulana, 16, pendaki asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terjatuh ke kawah Gunung Slamet. Proses evakuasi rampung pada Rabu (19/8) dini hari setelah tim berjuang membawa korban dari area puncak menuju basecamp.

Jenazah tiba di Basecamp Permadi Guci, Kabupaten Tegal, sekitar pukul 02.15 WIB. Kedatangan korban disambut isak tangis keluarga dan rekan-rekan sesama pendaki. Setelah tiba di basecamp, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Bumijawa untuk menjalani pemeriksaan medis.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, insiden bermula ketika korban melakukan pendakian bersama tiga rekannya sejak Senin malam. Rombongan tersebut berhasil mencapai puncak Gunung Slamet pada Selasa pagi.

Petaka terjadi saat ketiga rekan korban memutuskan untuk mulai turun, namun korban masih berada di sekitar bibir kawah. Diduga karena kondisi tanah yang dipijaknya rapuh dan ambrol, korban tergelincir dan jatuh ke dalam kawah dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Detail Informasi Data Evakuasi
Identitas Korban M. Fahri Maulana (16), Sirampog, Brebes
Lokasi Kejadian Bibir Kawah Gunung Slamet
Kedalaman Jatuh ± 20 Meter
Waktu Evakuasi Selesai Rabu, 19 Agustus, 02.15 WIB
Personel Terlibat Hampir 100 Personel Gabungan

Operasi Kemanusiaan

Budiono menjelaskan bahwa operasi evakuasi ini melibatkan hampir seratus personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, pengelola basecamp pendakian, serta tim SAR dari wilayah Tegal, Pemalang, dan Pekalongan, dibantu warga setempat.

“Alhamdulillah jalannya evakuasi lancar tanpa kendala berarti. Kondisi cuaca Gunung Slamet yang cerah sangat membantu personel untuk menjangkau korban dan membawanya kembali ke basecamp,” ujar Budiono.

Imbauan Keselamatan: Pihak SAR meminta para pendaki untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi ketentuan keselamatan, dan dilarang keras mendekati area berbahaya di sekitar bibir kawah guna menghindari kejadian serupa.

Setelah pemeriksaan luar di Puskesmas Bumijawa selesai, jenazah akan segera diserahkan kepada pihak keluarga di Sirampog, Brebes, untuk dimakamkan. Dengan keberhasilan evakuasi ini, operasi SAR gabungan di Gunung Slamet resmi dinyatakan ditutup. (JI/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |