Jokowi Kunjungi NTT, Ketua FPK: Flobamora Adalah Kampung Halaman Keduanya

8 hours ago 1
 Flobamora Adalah Kampung Halaman Keduanya Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT, Theodorus Widodo(Dok Istimewa)

Kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai memiliki ikatan emosional dan makna historis tersendiri bagi masyarakat di Bumi Flobamora. Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT, Theodorus Widodo, menyebut NTT telah menjadi 'kampung halaman kedua' bagi Jokowi. Hal ini terbukti dari rekor 18 kali kunjungan kerja yang dilakukannya selama menjabat sebagai kepala negara.

Theodorus mengungkapkan, kepulangan Jokowi ke wilayah selatan Nusantara tersebut bukan sekadar nostalgia, melainkan penjelmaan kembali hubungan emosional antara seorang pemimpin dan rakyatnya.

"Mungkin karena itu, kepulangannya ke bumi Flobamora memiliki makna tersendiri. Kali ini Jokowi tidak lagi datang sebagai presiden, melainkan sebagai warga republik yang ingin melihat kembali tanah yang pernah menjadi bagian penting perjalanan pengabdiannya," kata Theodorus, Jumat (31/7/2026).

Theodorus menyoroti berbagai legacy pembangunan fisik yang ditinggalkan Jokowi selama satu dekade kepemimpinannya di NTT, mulai dari pemerataan jalan beraspal, jembatan penghubung antarwilayah, hingga pembangunan bendungan raksasa.

Selain itu, ia mencatat transformasi kawasan Labuan Bajo menjadi destinasi wisata super prioritas berkelas dunia, modernisasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN), perbaikan fasilitas bandara, pelabuhan, hingga penyediaan rumah sakit daerah yang terintegrasi layanan BPJS Kesehatan.

Namun bagi FPK NTT, nilai terpenting dari pembangunan tersebut adalah bangkitnya rasa percaya diri serta harapan masyarakat di daerah terluar.

"Bagi masyarakat di tanah ini, sebuah jalan bukan sekadar aspal, melainkan jalan menuju masa depan. Sebuah jembatan bukan hanya beton, melainkan penghubung antara manusia dan harapan. Yang lebih penting dari pembangunan fisik adalah harapan yang kembali tumbuh di Bumi Flobamora," terangnya.

Meski mengapresiasi kontribusi signifikan pemerintah pusat di masa kepemimpinan Jokowi, Theodorus mengingatkan bahwa NTT masih menghadapi tantangan besar terkait penanganan kemiskinan, penguatan kualitas pendidikan, serta peningkatan layanan kesehatan.

Ia menegaskan, masyarakat NTT menyambut kedatangan Jokowi dengan rasa hormat atas fondasi pembangunan yang telah diletakkan di wilayah timur Indonesia.

"Selamat datang Jokowi. Tanah ini pernah menyimpan langkahmu dan ia pasti akan selalu mampu mengenali kembali jejak yang engkau tinggalkan. Sebab kami, anak-anak yang terlahir dari bumi yang keras ini, selalu tahu balas budi," pungkas Theodorus. (H-2)
 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |