Juan Cortes Ungkap Penyebab Persijap Jepara Terpuruk di Liga Super League

1 week ago 3
Juan Cortes Ungkap Penyebab Persijap Jepara Terpuruk di Liga Super League Juan Cortes(Dok Istimewa)

Persijap Jepara tengah menghadapi situasi sulit di awal musim Liga Super League 2026/2027. Setelah menelan dua kekalahan beruntun, tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut langsung melakukan pembenahan menyeluruh. Pelatih Kepala Persijap, Juan Cortes Dieguez, mengakui bahwa ketidakpercayaan diri pemain menjadi faktor utama di balik performa buruk timnya.

Berdasarkan pemantauan pada Minggu (13/9), ribuan suporter Persijap tidak dapat menyembunyikan kekecewaan mereka. Meski tidak meluapkan kekesalan secara berlebihan, para pendukung merasa terpukul setelah tim kesayangan mereka kalah tipis 0-1 dari tamu, Borneo FC, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (12/9). Kekalahan ini melengkapi hasil negatif sepekan sebelumnya saat mereka ditekuk Madura United 2-0.

"Pertandingan belum selesai, saya sudah keluar stadion lebih dulu karena kecewa permainan Persijap tampil buruk," ujar salah satu suporter, Hadi Purwanto.

Senada dengan Hadi, suporter lainnya, Sumarni, menyoroti aspek teknis permainan yang dianggap jauh dari harapan. "Banyak bola yang sudah dikuasai terbuang dan terlepas begitu saja," keluhnya.

Masalah Mental dan Sentuhan Bola

Juan Cortes Dieguez mengakui bahwa mentalitas pemain menjadi kendala serius di lapangan. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, rasa kurang percaya diri membuat para pemain kehilangan sentuhan bola sejak awal laga.

"Sejak awal pertandingan pemain tidak percaya diri, sehingga banyak pemain kehilangan sentuhannya terhadap bola di atas lapangan," kata Juan Cortes, Minggu (13/9).

Kondisi ini, lanjut Juan, berdampak pada skema permainan yang tidak berjalan nyaman. Akurasi passing, kemampuan dribbling, hingga penyelesaian akhir (finishing) menjadi tidak optimal. Meski sempat ada upaya perbaikan di babak kedua, hasilnya tidak banyak berubah. Persijap bahkan belum mampu mencetak satu gol pun dalam dua laga perdana.

"Saya masih membutuhkan waktu dalam meramu tim. Kami perlu membangun chemistry antar pemain agar tim menjadi solid. Saat ini posisi kami masih terseok di urutan 16 klasemen sementara," tambahnya.

Juan Cortes kini berpacu dengan waktu untuk melakukan evaluasi total sebelum menghadapi laga berat melawan Persib Bandung pada Minggu (20/9) mendatang di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Borneo FC Tetap Waspada

Di sisi lain, meski berhasil mencuri poin penuh di Jepara, Pelatih Borneo FC, Mauro Alexandre Tavares Jeronimo, tidak ingin jemawa. Ia mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) untuk tetap kompetitif di liga.

“Ini pertandingan yang sulit karena tuan rumah didukung suporter. Kami memang bisa mendominasi sejak menit pertama, namun Persijap memberikan tekanan kuat di babak kedua,” ujar Mauro.

Mauro menyoroti kegagalan anak asuhnya dalam memaksimalkan serangan balik untuk mengunci kemenangan lebih awal. "Kami memiliki dua atau tiga peluang serangan balik yang seharusnya bisa membuat skor menjadi 2-0, tetapi gagal dikonversi. Faktor penyelesaian akhir ini menjadi PR yang harus segera dibenahi," pungkasnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |