Presiden AS Donald Trump.(X)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan kritik terhadap Kanada terkait kebijakan tarif dan hubungan perdagangan kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Minggu (23/8) di tengah sengketa dagang yang masih berlangsung antara Washington dan Ottawa.
Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyinggung keinginan Kanada untuk mendapatkan keuntungan dari hubungan dengan AS tanpa menjadi bagian dari Amerika Serikat. "Kanada menginginkan keuntungan sebagai sebuah negara bagian, tanpa menjadi negara bagian!" tulis Trump di Truth Social.
Trump juga menuduh Kanada selama bertahun-tahun menerapkan tarif tinggi terhadap produk pertanian asal AS. Ia menegaskan kebijakan tersebut tidak akan dibiarkan berlanjut.
"Mereka juga telah membebankan tarif dalam jumlah besar kepada para petani hebat kami selama bertahun-tahun. Tidak lagi!," sebutnya.
Pernyataan Trump kembali memperlihatkan ketegangan dalam hubungan perdagangan antara AS dan Kanada, yang dalam beberapa waktu terakhir diwarnai saling kritik terkait kebijakan tarif.
Kanada Siapkan Tindakan Balasan
Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menuding pemerintahan AS menggunakan kebijakan tarif baru untuk menyakiti dan memecah belah Kanada. Carney menyebut kebijakan Washington sebagai sebuah langkah salah perhitungan. Ia juga menyatakan Ottawa akan mengambil langkah pembalasan dengan nilai yang setara, yang rencananya mulai diberlakukan pada 8 September.
Carney mengatakan Kanada juga untuk sementara menghentikan pembicaraan perdagangan dengan pemerintah AS. Menurut dia, keputusan tersebut diambil setelah Washington mengajukan sejumlah tuntutan yang dinilai tidak dapat diterima oleh Ottawa. Langkah tersebut berpotensi memperpanjang ketegangan perdagangan antara dua negara yang memiliki hubungan ekonomi sangat erat.
AS Klaim Kesepakatan Dagang Hampir Tercapai
Di sisi lain, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer memberikan pandangan berbeda mengenai perkembangan negosiasi. Greer mengatakan Kanada telah meninggalkan kesepakatan perdagangan yang menurutnya sebenarnya sudah hampir mencapai tahap final.
Menurut Greer, kesepakatan tersebut berpotensi memberikan keuntungan bagi Kanada, termasuk melalui penurunan tarif yang lebih besar terhadap produk ekspor Kanada yang masuk ke pasar AS.
Perselisihan mengenai tarif tersebut kini menjadi salah satu persoalan utama dalam hubungan ekonomi AS-Kanada. Kedua negara masih menghadapi perbedaan pandangan mengenai besaran tarif, akses pasar, serta langkah yang harus diambil untuk menyelesaikan sengketa perdagangan. (Anadolu/Fer/P-3)


















































