Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra bersama Ketua Bhayangkari Cabang Garut Vicka Niko melaksanakan takziyah kepada keluarga korban menyampaikan rasa duka cita mendalam sekaligus memberikan tali asih.(Dok Humas Polres Garut)
POLRES Garut memberikan dukungan moril dan komitmen bantuan berkelanjutan bagi keluarga korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Musibah yang menimpa kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut membawa 243 penumpang, di mana puluhan di antaranya merupakan warga Kabupaten Garut.
Kapolres Garut, AKBP Niko N. Adi Putra, menyampaikan duka cita mendalam saat melakukan takziah ke rumah keluarga korban di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Senin (14/9). Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Garut, Vicka Niko, beserta jajaran pejabat utama Polres Garut dan Forkopimcam Karangpawitan.
“Kami menyampaikan rasa duka cita mendalam sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga korban agar tetap sabar dan tabah menghadapi musibah ini. Polres Garut tidak akan tinggal diam dan sudah menjadi bagian dari keluarga masyarakat,” ujar AKBP Niko N. Adi Putra.
Data Korban Asal Garut
Berdasarkan data sementara yang diterima pihak kepolisian, terdapat 22 warga Kampung Panyingkiran yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Dari jumlah tersebut, 11 orang telah ditemukan, 9 orang masih dalam pencarian, dan 2 orang dinyatakan meninggal dunia.
Berikut adalah rincian data korban berdasarkan keterangan Kapolres Garut:
- Korban Meninggal Dunia: Enjang dan Risyan Kurnia Putra.
- Korban dalam Pencarian (9 Orang): Gilang Slamet Saputra, Iyus, M. Rio Akbar Fadilah, Muhammad Fahri Nurhadin Hakim, Nurdin Suyanto, Rizky Nazril Ilham, Saepul Wahyudin, Salbi Al Ghifari Abizar R, dan Usep Saepuloh.
- Korban Ditemukan Selamat/Teridentifikasi (11 Orang): Achmad Akmal Naopal, Agus Munir, Arman Firmansyah, Erik Madsul Latip, Gun Gun Gunadi, Iwan Sopian, Muhammad Fathir, Pauzan Mujrihadin, Rehan Muhammad Fauzan, Willi Agustina, dan Sehabudin.
Komitmen Bantuan dan Akses Pekerjaan
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Polres Garut memberikan tali asih dan membuka kesempatan bagi anggota keluarga korban untuk mendapatkan akses pekerjaan di lingkungan Polres Garut. Langkah ini diambil agar keluarga yang ditinggalkan tetap memiliki semangat dan dukungan ekonomi secara berkelanjutan.
“Kami membantu keluarga korban terdampak terutama untuk akses pekerjaan di lingkungan Polres Garut. Banyak posisi yang tersedia, kami akan carikan agar mereka tetap semangat dan tidak terpuruk,” tambah Niko.
Pihak kepolisian juga menegaskan kesiapan untuk mengawal proses pemulangan jenazah maupun korban selamat hingga sampai ke pihak keluarga di Garut. Masyarakat diminta mendoakan agar tim pencari di lokasi kecelakaan segera membuahkan hasil bagi korban yang belum ditemukan.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebelumnya juga menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah ini. Berdasarkan data Dinas Sosial, tercatat ada 23 warga Karangpawitan yang menjadi korban. Pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan terbaik bagi seluruh warga Garut yang terdampak kecelakaan KMP Virgo Transport 8. (AD/E-4)


















































