Karhutla di Jawa Barat: 21 Kabupaten dan Kota Terdampak, 416 Hektare Lahan Terbakar

1 week ago 3
 21 Kabupaten dan Kota Terdampak, 416 Hektare Lahan Terbakar Ilustrasi(Dok BPBD Sumedang)

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Jawa Barat terus meluas seiring dengan musim kemarau yang semakin kering. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat sebanyak 21 dari 27 kabupaten dan kota di wilayah tersebut telah terdampak karhutla.

Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengungkapkan bahwa sebaran titik api telah mencapai ratusan desa. "Karhutla sudah terjadi di 252 kelurahan dan desa di 137 kecamatan. Dari total 264 kali kejadian karhutla, total luas lahan yang terbakar sudah mencapai 416,08 hektare," ujar Hadi pada Minggu (13/9).

Berdasarkan data yang dihimpun, Kabupaten Sumedang menjadi wilayah dengan frekuensi kebakaran tertinggi, yakni mencapai 64 peristiwa. Beberapa daerah lain yang juga mencatatkan angka kejadian tinggi meliputi:

  • Kabupaten Ciamis: 34 kejadian
  • Kabupaten Bandung: 22 kejadian
  • Kabupaten Subang: 20 kejadian

Di sisi lain, terdapat enam wilayah yang hingga saat ini dilaporkan masih nihil kejadian karhutla. Daerah-daerah tersebut adalah Kota Banjar, Kota Bogor, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, serta Kabupaten dan Kota Bekasi.

Hadi menekankan bahwa jumlah daerah terdampak serta luasan lahan yang terbakar diprediksi masih bisa bertambah mengingat kondisi cuaca yang semakin kering. Pihak BPBD pun meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan pencegahan dini.

"Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Jangan membakar sampah sembarangan dan membuang puntung rokok ke arah lahan yang mengering," tegasnya.

Data Karhutla Jawa Barat (Hingga 13 September):

Total Kejadian 264 Kali
Luas Lahan Terbakar 416,08 Hektare
Wilayah Terdampak 21 Kabupaten/Kota
Titik Terbanyak Kabupaten Sumedang (64)
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |