Karhutla Lahap Kawasan Gambut di Sisi Tol Balikpapan-Samarinda

4 weeks ago 16
Karhutla Lahap Kawasan Gambut di Sisi Tol Balikpapan-Samarinda Kondisi kebakaran Lahan gambut di sisi jalan tol Balsam.(Jasa Marga Tol Balsam)

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda area gambut di sisi ruas jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Kalimantan Timur, pada Sabtu (22/8). Peristiwa yang menghanguskan lebih dari tiga hektare lahan tersebut langsung mendapat respons cepat dari tim gabungan guna mencegah api merembet ke kawasan gambut yang lebih luas.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, melalui Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid, mengonfirmasi bahwa kebakaran terjadi di STA 31.400, RT 005, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Lahan yang terbakar didominasi oleh semak belukar di atas tanah gambut.

“Informasi awal munculnya titik api diterima sekitar pukul 19.30 Wita dari Patroli Jasa Marga Jalan Tol Balsam,” ujar Mohamad Yazid pada Minggu (23/8).

Sinergi Tim Gabungan

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Samboja segera berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait. Tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari Polsek Samboja, Koramil Samboja, Damkar Samboja, Manggala Agni, Jasa Marga, PMI, Kelurahan Sungai Merdeka, hingga Kompi Kavaleri Samboja Barat.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 Wita dan langsung melakukan upaya pemadaman. Mengingat karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan, penanganan dilakukan secara intensif agar api tidak meluas.

“Lahan yang terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih tiga hektare. Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga pendinginan (cooling down) untuk memastikan bara api di dalam lahan gambut benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran susulan,” jelasnya.

Penyebab Masih Diselidiki

Kerja sama lintas instansi tersebut membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 22.30 Wita. Meski demikian, personel tetap disiagakan di lokasi untuk melakukan pemantauan berkala.

Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. Namun, dugaan sementara mengarah pada kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Samboja Barat dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama di kawasan yang rawan terbakar. Hindari aktivitas yang berpotensi memicu api, seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar, khususnya di area gambut dan semak belukar,” tegas Kapolsek.

Respons cepat dan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta pengelola jalan tol ini diharapkan dapat terus meminimalisir dampak karhutla dan menjaga keselamatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Samboja.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |