Kebakaran Hutan Pinus di Kebumen Padam Setelah 10 Jam Pemadaman

2 hours ago 6
Kebakaran Hutan Pinus di Kebumen Padam Setelah 10 Jam Pemadaman (Dok Polres Kebumen)

KEBAKARAN hutan melanda kawasan hutan pinus Blok Pencil di Dukuh Plabanan, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/7). Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah petugas gabungan berjibaku selama kurang lebih 10 jam di medan yang sulit.

Kapolres Kebumen Ajun Komisaris Besar I Putu Bagus Krisna Purnama mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pukul 13.30 WIB. Merespons laporan tersebut, personel kepolisian bersama Polisi Kehutanan (Polhut) dan warga setempat segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Begitu menerima laporan, personel piket bersama Polhut dan warga segera menuju lokasi. Berkat sinergi seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30," ujar Putu Bagus, Minggu (26/7).

Kendala Medan Terjal

Upaya pemadaman sejatinya dimulai sejak pukul 14.00. Namun, tantangan muncul ketika api yang sempat terkendali kembali berkobar pada pukul 19.30. Hal ini disebabkan oleh titik api yang tersisa di kawasan dengan kontur medan sangat terjal, sehingga sulit dijangkau oleh petugas secara manual.

Dalam operasi penanganan ini, Polres Kebumen mengerahkan sejumlah personel, termasuk Kasium Aiptu Triyanto, Kanit Samapta Aipda Subagiyono, dan KSPKT III Aipda Fauzi A. Mereka bekerja sama dengan jajaran Perhutani, di antaranya Kepala RPH Karangsambung Suntoko, Kepala RPH Sadang Kisno, beserta anggota masing-masing dan masyarakat sekitar.

Penyebab masih Diselidiki

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran tersebut. Di sisi lain, pihak Perhutani juga belum dapat merinci total kerugian material karena proses pendataan terkendala akses lokasi yang sulit dan kondisi yang sudah gelap saat api padam.

"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material masih menunggu hasil pendataan lebih lanjut," tambah Kapolres.

Pascapemadaman, kepolisian terus berkoordinasi dengan Polhut dan Pemerintah Desa Seboro untuk melakukan pemantauan intensif di lokasi. Langkah antisipasi ini diambil guna memastikan tidak ada titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan di kawasan tersebut. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |