Ilustrasi(Dok Istimewa)
Kebakaran melanda kawasan hutan pinus Petak 17 di Dukuh Larangan, Desa Pucangan, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Senin (14/9) malam. Kobaran api menghanguskan area hutan yang diperkirakan mencapai luas 2,5 hektare.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, personel kepolisian bersama TNI, Perhutani, dan masyarakat setempat segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
“Setelah menerima laporan, personel Polsek Sadang bersama Posramil, Polhut, dan masyarakat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Kapolres pada Selasa (15/9).
Berdasarkan keterangan kepolisian, api diperkirakan mulai muncul sekitar pukul 17.30 WIB. Proses pemadaman menghadapi kendala cukup berat lantaran lokasi kebakaran berada di kawasan hutan pinus dengan medan yang terjal, sehingga sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam.
Petugas gabungan terpaksa melakukan pemadaman menggunakan peralatan manual yang tersedia di lokasi. Setelah berjibaku selama kurang lebih empat jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.30 WIB.
Pascapemadaman, petugas tetap melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada sisa bara atau titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Terkait penyebab pasti kebakaran, AKBP Putu menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengumpulkan informasi dan memastikan sumber api.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara untuk kerugian material masih dalam proses pendataan,” tambahnya.
Operasi pemadaman ini melibatkan personel Polsek Sadang, Posramil Sadang, jajaran Perhutani melalui Kepala RPH Sadang beserta anggotanya, serta warga sekitar. Pemerintah Desa Pucangan juga turut aktif berkoordinasi dalam penanganan insiden ini.
Peristiwa kebakaran hutan ini menjadi perhatian serius mengingat kondisi musim kemarau yang tengah berlangsung. Vegetasi yang mengering membuat api sangat mudah menjalar, terutama di kawasan hutan dengan akses terbatas dan medan yang sulit.
Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari segala aktivitas yang dapat memicu kebakaran di sekitar kawasan hutan. “Segera laporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya. (H-2)


















































