Kebakaran pabrik bingkai Jakarta Timur.(Dok. Antara)
KEBAKARAN hebat melanda sebuah pabrik bingkai yang berlokasi di Jalan Lampiri, RT 04/RW 12, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (12/8) dini hari. Sebanyak 25 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengonfirmasi bahwa objek yang terbakar merupakan bangunan rendah yang berfungsi sebagai pabrik bingkai. Lokasi kejadian berada di titik kenal dekat Sekolah Perguruan Rakyat.
"Kami menerima informasi kebakaran dari warga sekitar pukul 00.25 WIB. Petugas segera melakukan pengerahan awal dari Sektor Duren Sawit dan tiba di lokasi pada pukul 00.30 WIB," ujar Abdul Wahid di Jakarta, Rabu.
Operasi pemadaman dimulai satu menit setelah petugas tiba di lokasi. Fokus utama petugas adalah melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar pemukiman padat tersebut. Api berhasil dilokalisir pada pukul 03.30 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 04.02 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Kendala Lapangan dan Pengerahan Personel
Dalam upaya pemadaman ini, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan kekuatan penuh dengan bantuan dari wilayah tetangga. Total terdapat 125 personel yang diterjunkan, terdiri dari 100 personel asal Jakarta dan 25 personel bantuan dari Kota Bekasi.
Adapun armada yang dikerahkan mencapai 25 unit kendaraan pemadam kebakaran, dengan rincian 20 unit dari DKI Jakarta dan 5 unit bantuan dari Kota Bekasi. Pengerahan bantuan lintas wilayah ini dilakukan mengingat objek yang terbakar adalah pabrik yang memiliki potensi perambatan api cukup cepat.
Meski demikian, petugas menghadapi sejumlah kendala signifikan di lapangan. "Kendala utama kami adalah sumber air yang lokasinya cukup jauh dari titik kebakaran, sehingga memengaruhi kelancaran suplai air. Selain itu, akses jalan menuju TKP tergolong sempit, yang menyulitkan manuver mobil pemadam berukuran besar," jelas Abdul.
















































