Kebakaran TPAS Galuga Meluas hingga 7,1 Hektare, Bupati Bogor: Bara masih Menyala

1 week ago 6
 Bara masih Menyala Asap tebal mengepul di kawasan TPAS Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026) dini hari .(Antara/M Fikri Setiawan)

BUPATI Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan luas area terdampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meluas hingga mencapai sekitar 7,1 hektare.

"Awalnya 1,7 hektare, kemudian menjadi lima hektare. Sekarang kalau digabung dengan wilayah Kota Bogor kurang lebih 7,1 hektare," kata Rudy di Cibungbulang, Jumat (11/9).

Ia menjelaskan, penghitungan total tersebut mencakup lahan di luar TPAS yang menjadi lokasi awal munculnya api, serta area pengelolaan sampah milik Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Meski kobaran api tidak lagi terlihat secara kasat mata, asap masih terus mengepul dari gundukan sampah. Kondisi ini mengindikasikan masih adanya bara api di lapisan bagian dalam timbunan.

Guna menangani hal tersebut, petugas mengerahkan alat berat untuk membongkar setiap gundukan sampah, dilanjutkan dengan proses penyemprotan dan pendinginan sebelum ditutup kembali.

"Kalau dilihat, apinya tidak terlihat. Namun, asap terus mengepul sedikit-sedikit dan di dalamnya ternyata masih ada bara api. Kami bongkar satu per satu lalu didinginkan," ujar Rudy.

Rudy menambahkan, titik api di sisi selatan yang dikelola Pemkab Bogor kini telah berhasil dipadamkan, meski proses pendinginan tetap berjalan untuk mengantisipasi munculnya kembali kobaran api. 

Saat ini, tim gabungan Pemkab dan Pemkot Bogor memusatkan penanganan di titik sisi utara yang masih mengeluarkan asap.

Proses pemadaman menghadapi kendala besar akibat tumpukan sampah berusia puluhan tahun dengan ketinggian melebihi 10 meter. Tumpukan yang telah mengeras menyerupai briket tersebut menyimpan bara di dalam.

"Ibarat bisul, harus dipecahkan satu per satu. Kalau tidak dibongkar, ditunggu satu sampai tiga hari pun apinya tidak akan mereda," tegas Rudy.

Tim gabungan menargetkan pemadaman dan pendinginan tuntas menjelang subuh. Sementara itu, lalu lintas armada pengangkut sampah diatur bergiliran agar pelayanan kebersihan masyarakat tetap berjalan.

Peristiwa kebakaran ini berawal dari area lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPAS Galuga pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum akhirnya merambat ke lokasi pembuangan sampah. 

Pemkab Bogor belum merilis penyebab pasti kebakaran karena fokus utama masih pada keselamatan warga dan pemadaman total. Penyelidikan resmi akan dilakukan setelah penanganan darurat selesai. (Ant/P-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |