Kebutuhan Horeka Meningkat, Industri Manufaktur Dalam Negeri Genjot Produksi Peralatan Komersial

1 month ago 14
Kebutuhan Horeka Meningkat, Industri Manufaktur Dalam Negeri Genjot Produksi Peralatan Komersial Ilustrasi(Dok Istimewa)

KEBUTUHAN infrastruktur pendukung sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) terus berkembang seiring pertumbuhan industri pariwisata, jasa makanan, serta ekonomi perkotaan.

Kondisi tersebut mendorong industri manufaktur dalam negeri untuk tidak hanya memasok produk rumah tangga, tetapi juga memperluas kapasitas produksi peralatan operasional berskala komersial.

Langkah tersebut turut dilakukan Supra, entitas manufaktur yang telah beroperasi pada sektor pengolahan logam sejak 1990. Perusahaan memperluas lini produksinya pada kuartal ini dengan mengembangkan manufaktur perlengkapan operasional berbahan baja tahan karat atau stainless steel.

Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi PT Supra Teratai Metal setelah selama lebih dari tiga dekade dikenal melalui produksi peralatan memasak berbasis stainless steel dan aluminium antilengket.

Direktur Supra Herman Utama menyampaikan perusahaan kini mengalokasikan sebagian kapasitas pabriknya di Tangerang untuk memproduksi berbagai kebutuhan peralatan dapur dan operasional komersial.

"Perluasan tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur logam di sektor horeka yang memiliki tuntutan tinggi pada ketahanan material, kapasitas penggunaan, serta efisiensi operasional," kata Herman, Jumat (21/8/2026).

Herman mengatakan diversifikasi produksi merupakan bentuk adaptasi manufaktur terhadap perubahan kebutuhan pasar.

"Perluasan fokus manufaktur dari peralatan memasak menuju lini perlengkapan perangkat keras komersial merupakan bagian dari adaptasi struktural pabrik terhadap kebutuhan sektor horeka," ujar Herman.

Menurut dia, optimalisasi kemampuan pengolahan baja tahan karat memungkinkan perusahaan memproduksi peralatan fungsional dengan skala lebih besar.

"Tujuan utama diversifikasi kapasitas ini adalah mengoptimalkan kapabilitas pengolahan material baja tahan karat yang kami miliki untuk memproduksi peralatan fungsional berskala besar, sehingga perusahaan dapat menopang stabilitas operasional harian pada berbagai fasilitas akomodasi dan pelayanan makanan," katanya.

Ia menjelaskan produk yang dikembangkan antara lain meja stainless steel serbaguna, rak penyimpanan logam, troli logistik, baskom berkapasitas besar, dan kompor operasional.

"Pengembangan lini tersebut dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik penggunaan di dapur profesional yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan peralatan dengan daya tahan material yang konsisten," paparnya.

Ia melanjutkan untuk mengintegrasikan lini baru ke dalam jadwal manufaktur reguler, manajemen juga menerapkan standardisasi pada mesin-mesin perakitan di fasilitas produksi Tangerang.

Ia menegaskan ekspansi tersebut menunjukkan industri manufaktur logam domestik berupaya memperluas rantai pasok untuk mendukung kebutuhan sektor jasa dan pariwisata nasional.

"Diversifikasi produk jadi salah satu strategi agar kapasitas industri tidak hanya bertumpu pada pasar peralatan rumah tangga, tetapi juga dapat masuk ke kebutuhan industri komersial," paparnya.

Ia menambahkan kapasitas produksi perlengkapan horeka akan terus dievaluasi secara berkala. "Evaluasi ini gina memastikan peningkatan produksi peralatan komersial tetap berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan peralatan memasak reguler yang selama ini menjadi lini utama perusahaan," tutupnya. (H-2)
 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |