Bidokkes Polda Jatim mendirikan Posko Ante Mortem di Pelabuhan Tanjung Perak untuk pendataan keluarga korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8.(MI/Faishol Taselan)
Bidokkes Polda Jatim resmi membuka pos layanan Ante Mortem di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu keluarga korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang mencari informasi terkait anggota keluarga mereka.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, menjelaskan bahwa keberadaan posko ini sangat krusial untuk proses identifikasi korban yang hingga kini belum ditemukan.
“Posko Ante Mortem guna mengumpulkan data yang kami terima dari keluarga korban yang belum ditemukan,” ujar Irwan di GSN Surabaya, Minggu (13/9).
Operasi Kemanusiaan dan Kesiapsiagaan
Pendirian posko ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan sekaligus wujud kesiapsiagaan dalam menangani kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Selain itu, posko ini berfungsi sebagai wadah resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan jika ada anggota keluarga yang menjadi penumpang kapal tersebut.
Sejumlah keluarga korban terpantau mulai mendatangi lokasi untuk mengecek daftar nama penumpang yang diduga berada di dalam kapal saat kejadian hilang kontak terjadi. Beberapa di antaranya datang untuk menanyakan kepastian kondisi keluarga mereka secara langsung.
Persyaratan Data Ante Mortem
Pihak kepolisian mengimbau keluarga yang melapor untuk memberikan data selengkap mungkin guna mempermudah proses pencocokan. Data yang dibutuhkan meliputi:
- Informasi pakaian terakhir yang dikenakan korban.
- Ciri-ciri khusus pada tubuh korban.
- Rekam medis, terutama data pemeriksaan gigi (odontologi).
Bagi keluarga yang tidak menemukan nama anggota keluarganya dalam daftar manifes resmi, petugas akan langsung mengarahkan mereka ke Posko Ante Mortem untuk pendataan lebih lanjut.
“Data-data ini nantinya akan dicocokkan dengan data yang ada di Banjarmasin,” pungkas AKBP Irwan Kurniawan.


















































