Ruang tunggu Posko Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.(MI/Faishol Taselan)
KELUARGA korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di laut Jawa, terus berdatangan ke Posko gabungan di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, untuk mencari anggota keluarga yang menjadi penumpang kapal tersebut.
Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai Lamongan, Nganjuk, Kediri hingga Tuban. Mereka menanyakan ke petugas terkait kondisi kerabat mereka yang sudah tertera dalam manifes penumpang.
Mereka juga membawa data data lengkap untuk diserahkan ke pihak petugas Ante Mortem guna dicocokkan dengan korban yang ditemukan di Posko Banjarmasin.
Istiana, warga Waru, Sidoarjo, mengaku mendatangi posko di di GSN untuk mencari keponakannya bernama Dede Farandika yang menjadi salah satu Anak Buah kapal (ABK) yang hingga kini belum diketahui nasibnya.
Menurut Istiana, kontak terakhir dengan Dede pada pukul 02.00, setelah itu ia tidak bisa dikontak lagi. "Namun, sekitar pukul pukul 10.00, keluarga dikasih tahu kapalnya tenggelam di Laut Jawa,” katanya saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (14/9).
Pihaknya berharap, meski tidak masuk dalam daftar yang ditemukan, Istiana masih yakin keponakannya masih hidup. Karena itu, dirinya mendatangi posko untuk mencari keberadaan Dede.
Ia mengatakan, sudah bertanya ke petugas yang ada di posko dan rencananya semua korban akan dibawa ke Surabaya. "Namun, katanya menunggu yang Banjarmasin," ujarnya.
Salah satu petugas mengatakan petugas posko hanya menerima data-data dari keluarga kemudian divalidasi dengan data di Banjarmasin. Termasuk data Ante Mortem.(FL/E-4)


















































