Ratusan peserta membawa gunungan Ancak Agung yang diarak dari Jalan Gajahmada menuju Alun-alun Jember, Sabtu (22/8/2026).(ANTARA/HO-Diskominfo Jember)
PEMERINTAH Kabupaten Jember kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam gelaran Kirab Ancak Agung yang berlangsung pada Sabtu (22/8) sore, kabupaten ini sukses memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dengan jumlah ancak terbanyak yang pernah diarak.
Sebanyak 867 ancak diarak meriah mulai dari Jalan Gajahmada hingga berakhir di Alun-Alun Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pencapaian ini melampaui catatan rekor sebelumnya yang juga dipegang oleh Jember.
Senior Representative Muri, Ari Andriani, mengonfirmasi bahwa jumlah tahun ini meningkat signifikan dibandingkan rekor terdahulu.
"Jumlah tersebut kembali memecahkan rekor yang sebelumnya juga dicatatkan Jember sebanyak 449 ancak agung. Tahun ini mencapai 867 ancak, sehingga menjadi yang terbanyak," ujarnya di Jember.
Rekor Ganda: Ancak dan Suwar-Suwir
Tidak hanya kirab ancak, Jember juga mencatatkan rekor lain melalui makanan ringan khasnya, suwar-suwir. Sebuah gunungan raksasa yang terdiri dari 1.600 bungkus suwar-suwir disusun hingga mencapai ketinggian 3,7 meter, yang turut mendapatkan apresiasi dari pihak Muri.
Berikut adalah rincian data pencapaian rekor Muri dalam kegiatan tersebut:
| Jumlah Ancak Agung | 867 Ancak (Memecahkan rekor lama 449 ancak) |
| Gunungan Suwar-suwir | 1.600 bungkus |
| Tinggi Gunungan Suwar-suwir | 3,7 Meter |
| Rute Kirab | Jalan Gajahmada menuju Alun-Alun Jember |
Makna Tradisi dan Solidaritas
Kirab Ancak Agung tahun ini mengusung tema "Melestarikan Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Mengangkat Marwah Jember". Kegiatan ini digelar sebagai bentuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menekankan bahwa momentum ini bukan sekadar perayaan, melainkan sarana merawat gotong royong. "Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Kemerdekaan RI sama-sama membawa pesan penting tentang persaudaraan, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama," kata Fawait.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fawait juga menunjukkan sikap solidaritas internasional dengan mengenakan syal bercorak Indonesia dan Palestina. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kemanusiaan di Palestina sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Partisipasi Luas Masyarakat
Keberhasilan pemecahan rekor ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Peserta kirab berasal dari lintas unsur, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah, hingga berbagai lembaga kemasyarakatan.
Acara ditutup dengan penuh antusiasme saat ratusan gunungan hasil bumi diperebutkan oleh warga. Masyarakat yang telah memadati Alun-Alun Jember sejak siang hari tampak sukacita membawa pulang bagian dari ancak yang telah didokumentasikan oleh tim Muri tersebut. (Ant/Z-1)


















































