KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Masalembo, 115 Orang Berhasil Dievakuasi

1 week ago 3
KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Masalembo, 115 Orang Berhasil Dievakuasi Ilustrasi(Antara)

KAPAL Roro penumpang KM Virgo Transport 8 mengalami listing dan hilang kontak (lost contact) di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin menyampaikan informasi awal terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Berdasarkan data KSOP Kelas I Banjarmasin, KM Virgo Transport 8 berbendera Indonesia memiliki ukuran 8.540 GT. Kapal yang dioperasikan PT Virgo Karya Shipping tersebut dinakhodai Arief Yunianto.

KM Virgo Transport 8 bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 LT dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin. Kapal kemudian dilaporkan mengalami kemiringan atau listing dan kehilangan kontak ketika berada di sekitar perairan Masalembo.

243 Orang Berada di KM Virgo Transport 8

Data manifes menunjukkan terdapat 243 orang di atas KM Virgo Transport 8, yang terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet.

Selain penumpang dan awak kapal, KM Virgo Transport 8 juga membawa 89 unit kendaraan sebagai muatan.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan darurat setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut.

"Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KM. Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi," ujar Heri dikutip Minggu (13/9).

115 Orang Berhasil Dievakuasi

Operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama BASARNAS Banjarmasin. Evakuasi juga mendapat bantuan dari sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.

"Dari proses penanganan awal tersebut, sebanyak 115 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat maupun mendapatkan perawatan medis, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung," ungkapnya.

Dengan demikian, proses pencarian dan pendataan terhadap penumpang serta pihak lain yang berada di KM Virgo Transport 8 masih berlangsung.

KSOP Dirikan Posko Penanganan

Untuk memperkuat koordinasi penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8, KSOP Kelas I Banjarmasin mendirikan posko di Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti Banjarmasin.

Posko tersebut digunakan untuk penanganan insiden sekaligus koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Basarnas, BUP PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin (VTS), Kepanduan PT Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal, serta keluarga penumpang.

Sementara itu, penyebab kecelakaan KM Virgo Transport 8 hingga kini belum diketahui. KSOP masih melakukan investigasi dan konfirmasi untuk mengetahui kemungkinan faktor alam, teknis, maupun manusia.

Dampak insiden terhadap muatan kendaraan, potensi pencemaran lingkungan, serta harta benda lainnya juga masih dalam proses penanganan dan pemeriksaan.

"KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan," tutupnya. (E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |