Korsel Bantah Kirim Pasukan ke Selat Hormuz untuk Bantu AS Serang Iran

5 hours ago 7
Korsel Bantah Kirim Pasukan ke Selat Hormuz untuk Bantu AS Serang Iran Selat Hormuz, Iran.(Google Maps)

KEMENTERIAN Luar Negeri Korea Selatan pada Rabu (22/7) menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak meminta Seoul mengirim baik pasukan maupun peralatan militer ke Selat Hormuz.

Sebelumnya pada hari yang sama, surat kabar harian Korea Selatan Dong-A Ilbo melaporkan bahwa AS meminta dukungan dari sekutu, termasuk Korea Selatan, dengan mengajak mereka untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz untuk memastikan kebebasan navigasi. "Tidak ada permintaan dari AS untuk mengirim pasukan atau peralatan tertentu (ke Selat Hormuz)," kata pernyataan itu.

Namun, Seoul dan Washington terus membahas berbagai isu, termasuk yang terkait dengan kebebasan lalu lintas melalui Selat Hormuz dan kontribusi Korea Selatan terhadap hal itu, kata Kementerian Luar Negeri Korsel.

Kementerian tersebut menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan menambahkan bahwa mereka terus memantau situasi dengan cermat.

Keamanan jalur laut internasional dan kebebasan navigasi adalah kepentingan semua negara dan harus dilindungi berdasarkan hukum internasional, menurut pernyataan tersebut.

Sebelumnya pada 14 Maret, Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada China, Prancis, Jepang, Korsel, Inggris, dan negara-negara lain untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz guna mengamankan navigasi. Ia memperingatkan sekutu NATO bahwa aliansi tersebut menghadapi "masa depan yang sangat buruk" jika gagal mengamankan selat tersebut. (Ant/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |