KPK Segel Ruang Rektor dan Wakil Rektor Unsoed Pasca-OTT

1 month ago 6
KPK Segel Ruang Rektor dan Wakil Rektor Unsoed Pasca-OTT Gedung Rektorat Unsoed.(MI/Lilik Darmawan)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruangan di Gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang diduga melibatkan rektor dan wakil rektor kampus tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, penyegelan dilakukan di lantai tiga Gedung Rektorat, yang merupakan area pimpinan universitas. Meski demikian, Wakil Rektor I Unsoed, Noor Farid, yang sebelumnya sempat menjalani pemeriksaan, dilaporkan tidak dibawa ke Jakarta oleh tim penyidik.

Juru Bicara Unsoed, Edi Santoso, mengonfirmasi penyegelan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa pihak universitas belum menerima penjelasan resmi dari KPK terkait detail perkara maupun status hukum pihak-pihak yang diamankan.

"Kami belum mendapatkan informasi resmi dari KPK terkait kasusnya maupun status hukum pihak-pihak yang diamankan. Pada prinsipnya, kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan," ujar Edi saat ditemui di halaman Gedung Rektorat Unsoed, Jumat (21/8).

Kampus Tunggu Keterangan Resmi

Edi menjelaskan bahwa pihak universitas memilih untuk tidak berspekulasi mengenai latar belakang kasus yang memicu OTT tersebut. Hingga saat ini, manajemen kampus masih menunggu pernyataan resmi dari lembaga antirasuah untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Ini menyangkut kasus apa, kemudian pihak-pihak atau orang-orang terkait status hukumnya seperti apa, kami belum mendapatkan informasi karena dari KPK sendiri belum memberikan pernyataan resmi," tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Unsoed berkomitmen untuk kooperatif dan menghormati seluruh tahapan hukum yang dilakukan oleh KPK. "Jadi kami tidak tahu-menahu. Namun, apa pun itu, dengan proses yang sudah berjalan, tentu kami akan menghormati semua proses hukumnya," tegas Edi.

Ruang Pimpinan Disegel

Terkait kondisi fisik di Gedung Rektorat, Edi membenarkan bahwa akses ke sejumlah ruangan pimpinan ditutup dengan segel KPK. Informasi yang dihimpun dari pegawai internal menyebutkan bahwa ruang kerja Rektor dan empat ruang Wakil Rektor turut menjadi objek penyegelan.

"Ruangan rektor dan wakil rektor, iya semuanya. Informasinya seperti itu, tetapi saya belum melakukan pengecekan sampai ke atas (lantai tiga)," ungkapnya.

Di tengah ketidakpastian status hukum sejumlah pimpinan, Edi memastikan bahwa Wakil Rektor I, Noor Farid, saat ini masih berada di lingkungan kampus Unsoed. “Saya tadi masih bertemu (dengan Noor Farid),” pungkasnya. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |