Kuliah Sambil Kerja, Anak Tukang Bubur Jadi Lulusan Terbaik KPI UIN Walisongo Semarang

1 month ago 14
Kuliah Sambil Kerja, Anak Tukang Bubur Jadi Lulusan Terbaik KPI UIN Walisongo Semarang Anak penjual bubur berhasil menjadi lulusan terbaik Prodi KPI UIN Walisongo Semarang.(Dok. MI)

MENYELESAIKAN kuliah tepat waktu sudah menjadi pencapaian besar bagi Rima. Berasal dari keluarga sederhana, ia bahkan sempat menganggap bisa mengenyam pendidikan tinggi sebagai sebuah angan-angan.

Perjalanan itu kemudian membawanya pada pencapaian yang tidak pernah ia targetkan. Rima menjadi lulusan terbaik Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah.

“Saya tidak menyangka. Menjadi wisudawan terbaik ini saya anggap sebagai bonus dan hadiah dari Allah atas perjalanan panjang yang saya jalani,” kata Rima dilanasir dari Antara, Sabtu (22/8.

Bagi Rima, predikat wisudawan terbaik bukan tujuan utama sejak awal. Ia hanya ingin dapat menyelesaikan pendidikan dan lulus tepat waktu.

Selama menjalani perkuliahan, aktivitas Rima tidak hanya berkutat pada kegiatan akademik. Ia juga menjadi pekerja lepas dan mengikuti kegiatan organisasi.

Di tengah perjalanan tersebut, salah satu tantangan terberat datang ketika ayahnya, Amirudin, mengalami sakit.

Sementara itu, sang ibu, Saryuni, yang merupakan ibu rumah tangga, terus memberikan doa, motivasi, dan dukungan kepadanya.

Kondisi itu justru menjadi sumber kekuatan bagi Rima untuk terus melanjutkan pendidikan hingga selesai.

“Kalau mereka terus berjuang untuk saya, saya juga tidak boleh menyerah terhadap perjuangan yang sudah saya mulai,” tuturnya.

Meneliti strategi komunikasi pesantren

Rima menyelesaikan studinya dengan skripsi berjudul “Strategi Komunikasi Kehumasan Pondok Pesantren Sabilul Huda Kabupaten Brebes dalam Meningkatkan Citra Positif sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang Terpercaya.”

Dalam penelitian tersebut, ia mengkaji strategi komunikasi dan kehumasan yang dilakukan lembaga pendidikan Islam dalam membangun citra positif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Rima berharap penelitian itu tidak sekadar menjadi syarat untuk memperoleh gelar sarjana.

Ia ingin hasil penelitiannya dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan Islam dalam membangun serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Rima ingin terus mengembangkan diri dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperolehnya selama kuliah, terutama di bidang komunikasi dan kehumasan.

Predikat lulusan terbaik pun menjadi capaian yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan. Bagi Rima, pencapaian itu menjadi bonus dari perjalanan panjang yang telah dilaluinya untuk menyelesaikan pendidikan. (Ant/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |