Warga calon jemaah haji mengantre giliran untuk pembuatan paspor di Kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Brebes.(MI/Supardji Rasban)
PELAYANAN pembuatan paspor jemaah calon haji (calhaj) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, membludak dalam sepekan terakhir. Mereka mengeluhkan proses pelayanan yang lambat hingga harus mengantre berjam-jam.
Ratusan jemaah calhaj Kabupaten Brebes, memadati Kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Brebes, pada Jumat (11/9). Mereka datang untuk mengurus paspor keberangkatan haji pada 2027 mendatang.
Namun, membludaknya pemohon paspor ini memicu kekecewaan warga. Sebab, pelayanan dinilai lambat. Warga mengeluhkan proses verifikasi data yang memakan waktu lama. Tidak sedikit pemohon yang sudah datang terpaksa antre hingga dua jam lebih.
Lantaran kurangnya fasilitas ruang tunggu, sejumlah jemaah calhaj terpaksa duduk di lantai dan menggelar tikar serta lembaran kardus. Selain alur yang lambat, warga juga mengeluhkan biaya pembuatan paspor haji biasa atau nonelektronik sebesar Rp650 yang dibayar melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).
Menurut seorang pemohon paspor ibadah haji, Ni”manah, biaya untuk pembuatan paspor sebesar Rp650.“Kayaknya terlalu tinggi itu. Saya mendengar ketentuan pemerintah secara resmi hanya Rp350,” ujar Ni’manah.
Para jemaah calon haji berharap pihak imigrasi segera menambah petugas pelayanan, agar proses pemberkasan untuk membuat paspor haji bisa lebih cepat dan nyaman.
Menyikapi keluhan ini, PLT Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Brebes, Akhmad Nizam Baequni, menyebut antrean panjang bahkan hingga malam hari terjadi karena adanya lonjakan signifikan jumlah calon jemaah haji 2027. “Antreannya malahan sampai malam hari karena ada lonjakan pemohon paspor di Kabupaten Brebes ini yang luar biasa,” ujar Nizam.
Menurut Nizam, kuota jemaah haji Kabupaten Brebes pada 2027 meningkat menjadi 1.677 orang dari tahun sebelumnya yang hanya 1.296 orang. “Berdasarkan hasil rapat koordinasi, petugas ditargetkan menyelesaikan seratus lima-puluh paspor per hari,” jelas Nizam.
Sebelumnya, antrean pembuatan paspor haji hingga malam hari akibat membludaknya jemaah calon haji di Kantor Unit Kerja Keimigrasian (U-K-K) Brebes ini, sempat viral dan menjadi perbincangan hangat warga di media sosial (medsos). (E-2)


















































