Lahan Perbukitan Kebasen Banyumas Terbakar, Api Padam dalam 1,5 Jam

1 month ago 7
Lahan Perbukitan Kebasen Banyumas Terbakar, Api Padam dalam 1,5 Jam (MI/Lilik Darmawan)

KEBAKARAN melanda lahan milik pemerintah yang dikelola masyarakat di kawasan perbukitan kompleks Overpass Kebasen, Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (19/8). Api membakar semak belukar kering seluas sekitar satu hektare.

Kebakaran yang terjadi saat musim kemarau tersebut berhasil dipadamkan kurang dari dua jam setelah warga melaporkan adanya kepulan asap dari lokasi kejadian. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 14.08 WIB. Seorang warga yang melintas di ruas jalan Gambarsari-Kebasen melihat kepulan asap tebal dari kawasan perbukitan. Warga tersebut kemudian menginformasikan kejadian itu kepada warga lainnya hingga laporan diteruskan kepada Kapolsek Kebasen.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kebasen Ajun Komisaris Agus Rokhim bersama sejumlah anggota segera menuju lokasi. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Koramil Kebasen, petugas pemadam kebakaran, unsur kehutanan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat untuk melakukan pemadaman.

Berkat respons cepat dan kerja sama berbagai unsur, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 15.45. Setelah api padam, petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kapolsek mengapresiasi tindakan cepat warga yang segera melaporkan kebakaran setelah melihat kepulan asap.

"Kecepatan warga dalam melaporkan kejadian sangat membantu petugas melakukan penanganan sejak awal. Dengan laporan yang cepat, api dapat segera dilokalisasi dan dipadamkan sehingga tidak meluas," ujar Agus Rokhim.

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau. Kondisi semak, rumput, dan vegetasi yang mengering membuat api lebih mudah menyebar dengan cepat.

Warga juga diminta untuk tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, masyarakat diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan dan segera melapor apabila menemukan kepulan asap atau titik api di wilayah mereka.

"Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran. Jangan menunggu api membesar. Jika melihat tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin," pungkas Kapolsek. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |