REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Aktris Luna Maya resmi bergabung sebagai produser eksekutif dalam film terbaru produksi Palari Films berjudul "Desember Jani". Film yang mengusung cerita keluarga hangat ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026.
"Saya merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari produser eksekutif film 'Desember Jani', sebuah film dengan warna lain yang hangat dari Palari Films. Saya juga bangga menjadi bagian dari 'All Women Project' ini," kata Luna Maya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.
Konflik Tiga Generasi dalam Keluarga
Film garapan sutradara Ariani Darmawan ini mengangkat dinamika keluarga tiga generasi. Cerita berpusat pada Oma yang diperankan Tutie Kirana, Winnie sang Ibu yang dimainkan Sigi Wimala, serta dua remaja putri kakak beradik bernama Julia (Hyori Mika) dan Jani (Chempa Puteri).
Konflik utama dipicu oleh keputusan Julia yang kabur dari rumah tanpa pamit sepuluh hari sebelumnya. Peristiwa ini meninggalkan ketegangan psikologis yang mendalam antara Jani dan Winnie, memaksa mereka untuk menghadapi realitas hubungan keluarga yang retak.
Produser Meiske Taurisia dari Palari Films menjelaskan relevansi tema film ini dengan tantangan komunikasi di era modern. “Saat ruang interaksi semakin luas dan tak berbatas, termasuk dunia digital, maka kemampuan berbicara dan mendengarkan 'are the muscle we need to exercise'. Latihan di rumah bersama keluarga, idealnya menjadi tempat utama bagi anak dan remaja, sayangnya keluarga tak pernah ideal, tidak terkecuali keluarga Jani," ujarnya.
Keluarga Tidak Sempurna yang Mau Mencoba
Sutradara Ariani Darmawan menegaskan bahwa "Desember Jani" adalah film tentang sebuah keluarga yang tidak sempurna, namun masih memiliki keinginan untuk terus mencoba. "Bagaimana hubungan keluarga yang terkadang tidak selalu bisa mengatakan apa yang ingin dikatakan. Rasanya berbicara jujur apa adanya, mungkin cara terbaik untuk mendekatkan kembali satu sama lain,” kata Ariani.
Bagi Sigi Wimala, kompleksitas emosi antartokoh menjadi pengikat utama dari jalannya cerita. Ia menggambarkan karakter Winnie dengan penuh lapisan perasaan. “Tidak semua yang pergi benar-benar hilang. Mungkin itu juga bisa menggambarkan bahwa yang pergi itu bisa jadi tidak selamanya, bisa jadi sementara," ujar Sigi.
Sigi menambahkan, dinamika yang terjadi dalam keluarga ini adalah bentuk ekspresi cinta dengan berbagai lapis dan kompleksitas. "Gengsi tapi rindu, namun lebih baik tidak bertemu. Semua itu rasanya ada di dalam keluarga dan itu yang tetap menjadikannya sebuah keluarga," imbuhnya.
Film ini menandai debut penulisan skenario dari novelis Cyntha Hariadi. Seluruh proses syuting dilakukan di Bandung. Palari Films telah merilis teaser trailer dan video musik dari lajur suara orisinal berjudul "Kopi Kaleng" ciptaan Harlan Boer yang diaransemen ulang. Lagu tersebut dibawakan langsung oleh dua pemeran utama, Hyori Mika dan Chempa Puteri, pada Senin (14/9). Video musiknya mengusung konsep cerita kakak-adik yang kompak dan hangat antara karakter Jani dan Julia.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

16 hours ago
11

















































