Luna Maya Ungkap Alasan Bergabung sebagai Produser Eksekutif Film Desember Jani

6 days ago 4
Luna Maya Ungkap Alasan Bergabung sebagai Produser Eksekutif Film Desember Jani Luna Maya saat sesi doorstop di Forksteel membahas keterlibatannya sebagai produser eksekutif film Desember Jani (14/9)(MI/Chatrine Simanjuntak)

Luna Maya mengungkapkan dirinya bergabung dalam produksi film Desember Jani ketika proses pembuatan film telah di tengah jalan. Keterlibatan Luna Maya sebagai produser eksekutif terjadi setelah Luna menonton film tersebut dan merasa cerita yang diangkat memiliki kedekatan dengan persoalan yang terjadi dalam kehidupan keluarga. 

Luna mengatakan keputusannya untuk bergabung tidak diambil secara langsung karena membutuhkan sejumlah pertimbangan. Namun, setelah melihat cerita yang dianggap dekat dengan kehidupan sehari-hari, muncul dorongan dalam dirinya untuk ikut terlibat dalam proyek tersebut. 

“Sebenernya lumayan udah tengah jalan. Tapi memang untuk ego-nya itu cukup memakan waktu ya, karena banyak pertimbangan juga. Tapi entah kenapa, hatiku tuh kayak ngedorong kayaknya harus deh join,” ujar Luna Maya saat sesi doorstop di Forksteel.

Cerita dalam film tersebut kemudian menyentuh Luna secara emosional. Ia mengaku tiba-tiba menangis ketika menonton salah satu adegan yang menurutnya terlihat sederhana.

“Aku cuma lihat terus tiba-tiba udah keluar air mata aja. Padahal tuh adegannya biasa aja, tapi nyentuh banget,” kata Luna.

Hal tersebut yang kemudian mendorong Luna untuk ikut terlibat dalam film tersebut. Menurutnya, cerita Desember Jani memiliki kedekatan dengan persoalan hubungan orang tua dan anak yang juga ia pahami melalui pengalaman pribadi bersama ibunya.

Menurut Luna, kehidupan sebagai orang dewasa saja sudah dihadapkan pada berbagai kesibukan dan persoalan. Kondisi tersebut menjadi semakin kompleks ketika seseorang menjalani peran sebagai orang tua. 

“Gak usah jadi ibu. Jadi orang dewasa aja dengan semua kesibukan, permasalahan, itu kan gak gampang,” ujar Luna. 

Luna juga melihat persoalan tersebut tidak hanya terjadi dalam kehidupannya. Ia mengaku kerap mendengar cerita dari teman-temannya yang telah berkeluarga dan menemukan adanya kesamaan dalam gejolak hubungan antara orang tua dan anak, meski persoalannya berbeda.

“Temen-temen aku sekarang yang udah berkeluarga, ternyata gejolak itu cuma beda cerita masalahnya aja, tapi rasanya tuh sama,” kata Luna.

Selain menjadi pemeran, Luna kini turut mengambil peran di balik layar melalui produksi film. Ia mengatakan memiliki target untuk memproduksi sedikitnya tiga film dalam setahun. 

“Minimal tiga,” ujar Luna saat ditanya mengenai target produksi film dalam setahun.

Bagi Luna, keterlibatannya dalam produksi tidak hanya berkaitan dengan perhitungan bisnis. Ia juga ingin memiliki ruang untuk memilih cerita dan menentukan pesan yang ingin disampaikan melalui film yang diproduksinya.

“Kalau aku enggak terlibat sebagai pemeran, ya saya produksi di belakang layar,” kata Luna.

Keterlibatan di balik layar tersebut juga menjadi bagian dari langkah Luna untuk terus berkontribusi di industri perfilman. Ia tidak menutup kemungkinan untuk menjadi produser pada masa mendatang dengan menggarap proyek yang ingin dibuatnya sendiri.

“Kalau one day pun kalau harus jadi produser, ada project yang aku pengen aku produce, aku pengen aku kerja sama dengan production house yang udah established, yang udah lebih berpengalaman, jadi kita bisa kolaborasi,” ujar Luna.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |