Lutung Jawa yang diamankan usai terserempet truk di Cianjur.(Dok. MI/Benny Bastiandy)
KEPOLISIAN Resor Cianjur, Jawa Barat, menyerahkan seekor Lutung Jawa ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Satwa primata bernama latin Trachypithecus Auratus itu diketahui terluka usai tertabrak truk di ruas Jalan Raya Bandung Kecamatan Ciranjang pada Jumat (11/9).
Penyerahan dilakukan di Mapolres Cianjur, Sabtu (12/9). Selanjutnya satwa dilindungi itu akan dievakuasi ke Kabupaten Sukabumi.
Kasatlantas Polres Cianjur, Ajun Komisaris Aang Andi Suhandi, mengatakan diamankannya satwa itu menyusul laporan masyarakat. Polisi setempat yang mendapatkan laporan segera mengamankan satwa tersebut karena mengalami luka.
"Anggota Polsek Ciranjang menerima laporan dari masyarakat ada seekor lutung yang tertabrak kendaraan jenis boks. Kemudian diamankan di polsek, lalu kami mengevakuasinya kemarin (Jumat) ke Satlantas Polres Cianjur," kata Aang kepada wartawan seusai penyerahan satwa ke petugas BKSDA Jawa Barat, Sabtu (12/9).
Aang menuturkan, insiden tersebut terjadi di Kampung Curug Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan membuka koordinasi dan komunikasi dengan BKSDA.
"Kami mengapresiasi masyarakat yang melaporkan dengan cepat informasi tersebut. Untuk selanjutnya kami serahkan lutung ini ke BKSDA sebagai institusi yang berwenang," pungkasnya.
Penyuluh Kehutanan BKSDA Jawa Barat, Putri Dita Aisyah, mengapresiasi pihak kepolisian yang bergerak cepat mengevakuasi satwa primata itu. Satwa itu akan dititipkan BKSDA ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) di Desa Cisitu Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi.
"Nanti di sana (PPSC) akan dilakukan proses rehabilitasi dan juga pemeriksaan yang nanti akan dikembalikan ke habitatnya," kata Putri.
BKSDA Jawa Barat membuka layanan call center dengan tujuan agar ketika masyarakat mendapati satwa dilindungi yang berkeliaran bisa segera melaporkan. Sebab, kasus temuan satwa dilindungi di Cianjur relatif cukup sering terjadi.
"Dengan begitu, maka kita telah membantu berupaya menjaga kelestarian satwa dilindungi dan habitatnya. Kemudian ini juga untuk mengantisipasi penularan penyakit dari satwa liar. Terutama jenis primata, yang seperti Lutung Jawa ini," pungkasnya. (H-3)


















































