Mabes Polri Asistensi Penyelidikan Kematian Anggota Polres Tanjabtim

21 hours ago 1
Mabes Polri Asistensi Penyelidikan Kematian Anggota Polres Tanjabtim Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji.(MI/Solmi)

PENYELIDIKAN misteri kematian Eko Winarno Saputra (EWS), anggota Bagops Polres Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), kini mendapat perhatian khusus dari Mabes Polri. Tim dari Bareskrim dan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Mabes Polri diterjunkan untuk memberikan asistensi dalam mengungkap penyebab pasti kematian personel tersebut.

Kabid Humas Polda Jambi, Erlan Munaji, mengonfirmasi keterlibatan Mabes Polri tersebut saat memberikan keterangan di Mapolda Jambi, Kamis (23/7) petang. Menurutnya, asistensi ini bertujuan memperkuat penanganan kasus yang saat ini tengah ditangani secara intensif oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi atas instruksi Kapolda Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar.

Hingga saat ini, tim penyelidik Ditreskrimum Polda Jambi terus melakukan pemeriksaan secara maraton. "Sampai Kamis petang, tim lidik sudah memintai keterangan dari 13 saksi. Mereka terdiri dari delapan warga sipil dan lima personel Polres Tanjabtim," ujar Erlan.

Berdasarkan kronologi kejadian, EWS dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 03.00 WIB di suatu rumah kos, Desa Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjabtim. Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban diketahui sempat berkumpul bersama empat rekan sejawatnya pada Jumat malam.

Keterangan awal dari sejumlah saksi kepada Kapolres Tanjabtim AKB Ade Chandra menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut mereka sempat mengonsumsi minuman beralkohol. Korban, yang dikenal berkepribadian baik oleh warga sekitar, dilaporkan sempat terjatuh dan mengeluarkan cairan berbusa dari mulutnya sebelum dilarikan ke RS Nurdin Hamzah, Muara Sabak. Selain itu, ditemukan ada luka lebam dan lecet pada beberapa bagian tubuh korban.

Guna memastikan penyebab kematian, jasad EWS telah diautopsi di RS Bhayangkara Polda Jambi pada Sabtu siang sebelum dimakamkan. Namun, hingga Kamis petang, hasil resmi dari pemeriksaan autopsi tersebut belum dirilis oleh pihak kepolisian.

Sebagai bagian dari pengembangan penyelidikan, Polda Jambi saat ini masih mengamankan empat orang yang diduga mengetahui detik-detik peristiwa tragis tersebut. "Tiga personel Polres Tanjabtim dan satu warga sipil masih diamankan di Mapolda Jambi sejak Rabu hingga Kamis ini untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Erlan. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |