Macklemore Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran Usai Suarakan Dukunga untuk Palestina

5 days ago 4
Macklemore Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran Usai Suarakan Dukunga untuk Palestina Rapper Macklemore dicoret dari tur konsert Ed Sheeran di AS setelah menyuarakan 'Free Palestine' di atas panggung dan memicu gelombang kontroversi.(AFP)

RAPPER asal Amerika Serikat, Macklemore, dipastikan tidak lagi menjadi artis pembuka dalam rangkaian tur konser Ed Sheeran bertajuk Loop di Amerika Serikat. Pemilik nama asli Benjamin Haggerty ini dikeluarkan dari daftar tampil setelah menyampaikan pernyataan mendukung Palestina di atas panggung yang kemudian memicu kritik keras dari kelompok masyarakat Yahudi.

Kontroversi bermula ketika Macklemore tampil di Stadion MetLife, New Jersey. Di hadapan puluhan ribu penonton, musisi yang dikenal sebagai aktivis pro-Palestina ini menyuarakan dukungannya secara langsung.

"Alasan utama saya ingin bergabung dalam tur ini adalah agar saya bisa berdiri di stadion seperti ini dan mengucapkan dua kata yang sangat, sangat dekat di hati saya: Free Palestine," ujar Macklemore di atas panggung.

Ia kemudian membawakan lagu karyanya yang berjudul Hind's Hall, sebuah trek yang mengecam aksi militer Israel di Gaza, sembari menampilkan rekaman visual mengenai kerusakan di wilayah Gaza pada layar raksasa.

Aksi tersebut memicu protes dari kelompok kampanye StopAntisemitism serta lembaga Israeli-American Council yang mendesak Ed Sheeran untuk mengeluarkan Macklemore dari tur. Mereka menilai konser musik tersebut tidak seharusnya dijadikan wadah kampanye politik.

Pada penampilannya di malam berikutnya, Macklemore sempat menanggapi kritik tersebut secara langsung di panggung.

"Kritik terhadap Israel, kritik terhadap apartheid, serta menentang genosida, sama sekali bukanlah bentuk kritik terhadap Anda," tuturnya kepada para penonton Yahudi yang hadir.

Gelombang penolakan berlanjut hingga tingkat pengelola arena konser. Pebisnis Robert Kraft, pemilik Stadion Gillette di Massachusetts, melarang Macklemore tampil di venuenya. Promotor tur, Messina Touring Group, mengonfirmasi kepada majalah Rolling Stone bahwa sejumlah pengelola tempat mengancam akan membatalkan konser jika sang rapper tetap tampil.

Melalui pernyataan tertulis di akun Instagram miliknya, Macklemore mengonfirmasi pencoretan dirinya setelah menjalani pembicaraan intensif selama sepekan dengan Ed Sheeran yang berakhir tanpa titik temu. Meski Ed Sheeran sendiri belum memberikan komentar publik, Macklemore menyampaikan keprihatinannya atas tekanan yang dihadapi penyanyi asal Inggris tersebut, sembari mengkritik sikap netral dalam konflik ini.

"Mengambil sikap bisa membuat Anda kehilangan banyak hal. Uang, kesepakatan merek, sponsor, festival, pertunjukan pribadi, hubungan, hingga akses. Saya telah kehilangan semua hal itu. Namun tidak ada posisi netral di antara penindas dan yang tertindas," tulis Macklemore dalam pernyataannya.

Ia juga menepis tuduhan antisemitisme yang ditujukan kepadanya.

"Ketika memprotes Israel, menentang Zionisme, atau menyerukan Free Palestine disamakan dengan kebencian terhadap orang Yahudi, hal itu tidak melindungi orang Yahudi. Hal itu hanya melindungi Israel dari pertanggungjawaban," tegasnya.

Pencoretan ini juga memicu reaksi dari penyanyi Pink yang sempat mengkritik aksi panggung Macklemore melalui media sosial. Pink menilai tindakan membawa narasi konflik perang di hadapan ribuan penonton keluarga dalam sebuah konser musik merupakan hal yang kurang tepat.

Meskipun partisipasinya dalam tur Ed Sheeran harus terhenti lebih awal, Macklemore menegaskan tidak menyesali langkahnya. Ia merasa puas jika aksinya berhasil membawa kembali fokus perhatian publik dunia pada situasi yang dialami masyarakat Palestina. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |