Jamaah haji dari berbagai negara melaksanakan Tawaf Wada mengelilingi Kabah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). Pelaksanaan tawaf perpisahan tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian ibadah haji sebelum para jamaah meninggalkan Makkah menuju ke negara asal.
REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG -- Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan, seluruh jamaah haji Indonesia telah meninggalkan Makkah. Seiring dengan berakhirnya fase layanan di Kota Suci tersebut, pemerintah mulai memulangkan petugas haji ke Tanah Air secara bertahap.
"Di Makkah sudah bersih dari jamaah kita, dan ini artinya tinggal sisa sekitar 29 persen dari seluruh jamaah kita yang masih berada di Madinah. Alhamdulillah berangsur-angsur akan kembali," ujar Gus Irfan saat menyambut kedatangan gelombang pertama petugas haji Daerah Kerja (Daker) Makkah di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (23/6/2026).
Menurut dia, hingga Selasa (23/6/2026), sebanyak 149.726 jamaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Air yang tergabung dalam 387 kelompok terbang (kloter). Sementara itu, masih terdapat 130 kloter yang berada di Madinah dan akan dipulangkan secara bertahap.
Bersamaan dengan proses pemulangan jamaah, pemerintah juga mulai memulangkan para petugas haji. Gelombang pertama petugas haji tiba di Indonesia pada Selasa (23/6/2026), disusul gelombang berikutnya pada Rabu (24/6/2026).
Gus Irfan menjelaskan, petugas haji terakhir dijadwalkan tiba di Indonesia sekitar tiga hari setelah kepulangan kloter terakhir jamaah haji yang dijadwalkan pada 31 Juli 2026.
Pada kesempatan tersebut, Gus Irfan memberikan apresiasi atas kinerja para petugas haji yang telah mendampingi dan melayani jamaah selama pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M.
"Performance petugas haji kita sangat luar biasa selama melayani jamaah haji," katanya.
Meski Makkah telah kosong dari jamaah Indonesia, masih terdapat 120 jamaah yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit Arab Saudi. Pemerintah memastikan mereka akan tetap dipulangkan setelah dinyatakan layak terbang oleh tim medis.
"Sudah tidak ada jamaah lagi di Makkah kecuali yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Masih ada 120 jamaah yang dirawat. Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang. Sekalipun kloternya sudah pulang, pasti kita akan pulangkan selama dokter mengatakan sudah layak terbang," ucap Gus Irfan.

9 hours ago
6

















































