Ilustrasi(Dok Istimewa)
Platform niaga (commerce) Mayar resmi mengumumkan peluncuran produk inovasi terbarunya, Mayar Card, sebuah platform manajemen pengeluaran keuangan yang menyediakan kartu virtual (virtual card) bagi para pemilik usaha di Indonesia.
Peluncuran Mayar Card dirancang untuk menjawab kendala lamanya proses penerbitan kartu debit atau kredit korporasi konvensional, sekaligus mencegah risiko tercampurnya dana pribadi pemilik bisnis dengan kas operasional perusahaan.
Melalui Mayar Card yang dapat diakses melalui laman resmi perusahaa, pengusaha dapat membuat beberapa kartu virtual sekaligus dengan batas nominal (limit) dan alokasi anggaran (budgeting) yang disesuaikan untuk setiap kebutuhan operasional.
Selain itu, seluruh riwayat transaksi yang terjadi pada kartu virtual akan langsung tercatat secara real-time, sehingga mempermudah tim keuangan (finance) dalam melakukan pengawasan dan audit bulanan tanpa khawatir adanya transaksi mencurigakan yang luput dari pemantauan.
Finance Lead TugasAI, Rizki Adiwilaga, membagikan pengalamannya setelah beralih menggunakan Mayar Card untuk pengelolaan keuangan perusahaan, di mana opsi ini memberikan efisiensi yang nyata bagi bisnisnya.
"Pengalaman setelah beralih ke Mayar Card untuk manajemen keuangan bisnis terasa sangat signifikan, dengan penurunan pengeluaran tak terduga hingga 38 persen dibandingkan periode sebelum menggunakan Mayar Card," ujar Rizki di Bandung.
Mayar Card dijadwalkan meluncur secara penuh pada akhir September 2026 guna mendukung ekosistem pengelolaan keuangan bisnis di Indonesia yang lebih simpel, transparan, dan aman.(H-2)


















































