Manifes dan Data Evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 Berbeda, Polisi Lakukan Pendalaman

4 weeks ago 6
Manifes dan Data Evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 Berbeda, Polisi Lakukan Pendalaman Kapal Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur.(ANTARAFOTO/Umarul Faruq)

TIM penyidik Polda Jatim menemukan menemukan perbedaan data manifes dalam proses penyelidikan kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, beberapa waktu lalu. 

“Kami sudah mempunyai data dan dokumen lengkap. Mulai manifes, meski tidak ada kesesuaian, hingga Surat Persetujuan Berlayar, dan semuanya sedang kami teliti dan dalami,” kata Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara di Surabaya, Selasa (25/8).

Hasil penyidikan yang dilakukan sejak terjadi kejadian hingga proses pengumpulan barang bukti, pihaknya telah mengantongi sejumlah data dan dokumen penting secara lengkap untuk diteliti lebih lanjut.

Temuan perbedaan manifes tersebut menjadi salah satu fokus penyidik untuk mengusut pihak yang bertanggung jawab dalam insiden yang merenggut nyawa lima orang tersebut.

“Perbedaan itu muncul sesudah penyidik membandingkan keterangan para saksi dengan dokumen resmi yang telah dikumpulkan selama proses penyelidikan, termasuk manifes penumpang dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB),” katanya. 

Data manifes yang sempat beredar di publik menyebut kapal mengangkut 232 orang. Sedangkan berdasarkan data Basarnas, sebanyak 238 orang berhasil dievakuasi dari kapal, terdiri atas 233 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

Ketidaksesuaian data tersebut menjadi sorotan sesudah operasi pencarian resmi ditutup pada 4 Agustus 2026. Sebab masih ada laporan dari keluarga hingga rekan korban terkait lima orang lain yang belum diketahui keberadaannya.

Satu di antara korban tersebut diakui tercatat dalam manifes operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).

Selain perbedaan data manifes, Arman mengungkap penyidik menemukan indikasi saling melempar tanggung jawab di antara pihak-pihak yang terkait sejak penanganan awal insiden sampai proses hukum berjalan.

“Ada ke arah sana dalam kasus terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2, ini yang sedang kami garis bawahi,” katanya. 

Menurut Arman, penyelidikan kini diarahkan untuk mengidentifikasi pihak yang paling bertanggung jawab atas kebakaran kapal tersebut.

“Kami sedang mendalami siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus terbakarnya kapal ini,” katanya.

Hingga kini, Ditpolairud Polda Jatim telah memeriksa tujuh saksi. Jumlah itu masih berpotensi bertambah seiring pendalaman terhadap dokumen maupun bukti tambahan yang terus dikumpulkan penyidik. (FL)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |