Matteo Guendouzi Terlibat Keributan usai Fenerbahce Singkirkan Lyon di Liga Champions

3 weeks ago 5
Matteo Guendouzi Terlibat Keributan usai Fenerbahce Singkirkan Lyon di Liga Champions Matteo Guendouzi memicu keributan usai Fenerbahce menyingkirkan Lyon di playoff Liga Champions.(Dok. India Today)

Gelandang Fenerbahce, Matteo Guendouzi, menjadi pusat perhatian setelah perayaan kemenangan timnya atas Lyon dalam leg kedua playoff Liga Champions berakhir dengan keributan. Insiden ini terjadi di Groupama Stadium pada Kamis (27/8) waktu setempat.

Fenerbahce berhasil memastikan tiket ke fase liga Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2008-2009 setelah menang 2-1 atas Lyon. Hasil ini membuat klub asal Turki tersebut unggul agregat 3-2. Namun, kesuksesan tersebut ternoda oleh bentrokan yang melibatkan pemain dan staf kedua tim, baik di lapangan maupun di lorong menuju ruang ganti.

Guendouzi, yang merupakan mantan pemain rival abadi Lyon, Marseille (2021-2024), terlihat memprovokasi pendukung tuan rumah setelah peluit akhir dibunyikan. Sepanjang pertandingan, mantan pemain Arsenal itu terus mendapat cemoohan dari tribun penonton. Puncaknya, Guendouzi berteriak "Allez l'OM" ke arah kamera di pinggir lapangan, sebuah seruan dukungan untuk Marseille.

Ketegangan meningkat saat seseorang dengan atribut Lyon mencoba mendatangi Guendouzi ketika ia menuju lorong pemain. Petugas keamanan dan pemain dari kedua kubu segera terlibat dalam aksi saling dorong. Identitas orang yang memicu keributan di lorong tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti.

Menanggapi insiden tersebut, Guendouzi mengaku merasa tidak dihormati oleh suporter tuan rumah. Ia mengungkapkan adanya penghinaan yang menyerang ranah pribadi dan keluarganya. "Jika kami tidak bisa merayakan kemenangan dengan cara yang kami inginkan setelah pertandingan, saya kecewa," ujar Guendouzi sebagaimana dikutip dari BBC.

Pelatih Fenerbahce, Ismail Kartal, memberikan pembelaan penuh kepada pemainnya. Ia menegaskan bahwa seluruh skuad berdiri di belakang Guendouzi. "Sebagai tim, kami semua berdiri bersama untuk mendukung Guendouzi. Itulah arti kerja sama tim," tegas Kartal.

Dalam laga penentuan tersebut, gol kemenangan Fenerbahce dicetak oleh Vedat Muriqi dan Archie Brown pada babak kedua, sementara Lyon hanya mampu membalas lewat Malick Fofana. Fenerbahce kini bersiap menunggu hasil undian fase liga yang akan berlangsung di Monaco pada Kamis sore waktu setempat. (BBC/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |