Melania Trump.(Al Jazeera)
IBU Negara Amerika Serikat, Melania Trump, akhirnya kembali tampil di hadapan publik setelah absen selama satu bulan. Dalam kemunculan perdananya di Rose Garden, Gedung Putih, Kamis (20/8) waktu setempat, Melania sempat melontarkan candaan terkait spekulasi ketidadirannya selama ini.
“Selamat siang, saya dengar kalian merindukan saya, jadi di sinilah saya,” ujar Melania, 56, yang disambut tawa oleh para hadirin. “Selamat datang di Gedung Putih,” tambahnya.
Melania terakhir kali terlihat mendampingi suaminya, Donald Trump, pada 19 Juli di final Piala Dunia FIFA di New Jersey. Ketidakhadirannya selama sebulan memicu berbagai spekulasi, terutama setelah munculnya laporan mengenai ketidaksenangannya terhadap pemberitaan terkait hubungan dekat suaminya dengan asisten eksekutifnya, Natalie Harp.
Spekulasi dan Kontroversi Natalie Harp
Menurut laporan Semafor, Melania dikabarkan merasa kesal dengan spekulasi yang berkembang mengenai hubungan Donald Trump dengan Harp, asisten berusia 35 tahun yang bekerja dengannya sejak 2019. Isu ini mencuat setelah Senator Demokrat asal Georgia, Jon Ossoff, melontarkan kritik tajam pada 16 Agustus lalu.
Ossoff menyindir bahwa Trump lebih tertarik bepergian dengan Harp menggunakan pesawat pribadi daripada menjalankan tugas kepresidenan. Sindiran tersebut merujuk pada insiden saat Trump dilaporkan meninggalkan stafnya di Air Force One untuk terbang dengan pesawat lain bersama Harp setelah ada ancaman keamanan dari Iran pasca-KTT NATO di Ankara, Juli lalu.
Hubungan kerja antara Trump dan Harp memang dikenal sangat dekat. Harp dilaporkan sering meninggalkan catatan pribadi untuk bosnya dan bahkan pernah dikabarkan ikut bepergian di bagasi SUV kepresidenan ketika tidak ada kursi tersisa di dalam kabin.
Respons Keras Gedung Putih
Pihak Gedung Putih merespons laporan mengenai Natalie Harp dengan nada agresif. Direktur Komunikasi Gedung Putih, Steven Cheung, menyerang balik Senator Ossoff melalui media sosial X, menyebutnya dengan istilah yang merendahkan dan menudingnya sebagai sosok radikal yang membenci negara.
Donald Trump sendiri tidak memberikan komentar langsung mengenai Harp. Namun ia sempat mengejek penampilan fisik Ossoff dengan membandingkannya dengan karakter komedi Pee-wee Herman.
Inisiatif Fostering the Future
Kemunculan Melania Trump tersebut bertujuan merayakan donasi sebesar US$2 juta (sekitar Rp31 miliar) dari IndyCar dan Fox Corporation. Dana tersebut akan digunakan untuk mendanai beasiswa di Indiana University dan Purdue University melalui inisiatif Fostering the Future miliknya.
Program ini difokuskan untuk membantu anak-anak yang tumbuh di sistem asuh (foster care) agar mendapatkan akses pendidikan tinggi yang layak. Meski jarang tampil di publik selama masa jabatan kedua suaminya, Melania tetap menjalankan agenda sosialnya melalui inisiatif tersebut. (The Telegraph/I-2)


















































