Mengapa Campak Bisa Berakibat Fatal Bagi Sebagian Orang?

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tingkat keparahan campak bergantung pada profil imunitas penderitanya. Bagi mereka dengan daya tahan tubuh prima, penyakit ini dapat sembuh tanpa komplikasi, namun bagi kelompok rentan, bisa berubah menjadi ancaman medis yang serius.

"Kalau daya tahan tubuh baik, umumnya pasien bisa sembuh tanpa komplikasi,” kata Dr dr Adityo Susilo, Sp.PD, K-PTI, FINASIM di Jakarta, Selasa, dalam acara PAPDI Forum dan konferensi pers bertajuk "Campak pada Dewasa: Tanda Bahaya dan Penanganan yang Tepat serta Peran Vaksinasi" pada Selasa (31/3/2026).

Namun, dia melanjutkan, virus penyebab penyakit campak bisa menyebar ke berbagai organ tubuh dan memicu komplikasi pada individu yang kekebalan tubuhnya sedang menurun. Kelompok rentan yang berisiko mengalami komplikasi akibat campak, menurut dia, mencakup individu dengan malnutrisi, orang dengan gangguan sistem imun seperti HIV/AIDS, penderita kanker yang menjalani kemoterapi, serta ibu hamil.

Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu mengatakan, komplikasi yang dapat muncul akibat campak antara lain pneumonia, infeksi otak, gangguan mata seperti keratitis, dan infeksi telinga. Meskipun tidak bersifat teratogenik seperti rubella, ia menjelaskan, infeksi campak bisa berdampak buruk pada kesehatan ibu hamil, menyebabkan penurunan sementara sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan risiko infeksi sekunder.

Dia menyampaikan bahwa komplikasi berat yang bisa menyebabkan kematian tergolong jarang terjadi, angka kejadiannya sekitar satu per seribu kasus infeksi campak, tetapi tetap perlu diwaspadai. Dokter Adityo mengatakan bahwa tidak ada antivirus spesifik yang dapat digunakan untuk mengatasi campak, karena itu terapi pasien campak difokuskan pada penanganan gejala dan pemberian dukungan.

"Yang penting adalah terapi suportif, memastikan cairan cukup, nutrisi terpenuhi, dan pemantauan kondisi pasien," kata dia.

sumber : Antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |