Menlu Iran Abbas Araghchi Sebut Sanksi Ekonomi AS Pasti Gagal

1 month ago 14
Menlu Iran Abbas Araghchi Sebut Sanksi Ekonomi AS Pasti Gagal Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi.(Xinhua)

MENTERI Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa ancaman sanksi ekonomi terbaru yang direncanakan Amerika Serikat (AS) terhadap negaranya dipastikan akan menemui kegagalan. Pernyataan keras ini merujuk pada rekam jejak berbagai upaya sanksi serupa yang dilakukan Washington di masa lalu namun tidak membuahkan hasil.

Reaksi Araghchi muncul sebagai respons langsung atas pengumuman Presiden AS Donald Trump yang berencana meluncurkan kampanye tekanan ekonomi berskala besar. Trump menyebut langkah tersebut sebagai "Perang Ekonomi dan Isolasi" yang bertujuan memutus seluruh saluran keuangan yang mendukung pemerintah Iran.

Sejarah Kegagalan Sanksi AS

Melalui unggahan di platform media sosial pada Jumat (21/8), Araghchi memaparkan garis waktu kegagalan kebijakan tekanan AS terhadap Teheran. Ia menekankan bahwa retorika sanksi yang dianggap "melumpuhkan" bukanlah hal baru bagi Iran.

“Empat belas tahun lalu, sanksi paling melumpuhkan dalam sejarah, gagal. Delapan tahun lalu, tekanan maksimum, gagal,” tulis Araghchi. Ia juga menyinggung kegagalan seruan Trump lima bulan lalu yang menuntut Iran untuk menyerah tanpa syarat.

Untuk memperkuat argumennya, Araghchi mengunggah gambar mantan Presiden AS Barack Obama yang menyertakan pernyataan tahun 2012 dari Joe Biden (saat itu menjabat Wakil Presiden AS). Dalam kutipan tersebut, Biden mendeskripsikan tindakan terhadap Iran sebagai "sanksi paling melumpuhkan dalam sejarah sanksi". Araghchi menilai langkah Trump yang kini disebut sebagai "operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah ada" hanya akan berakhir dengan hasil serupa.

Ringkasan Klaim Kegagalan Sanksi (Versi Menlu Iran):

Periode Label Kebijakan AS Status Menurut Iran
14 Tahun Lalu (2012) Sanksi Paling Melumpuhkan Gagal
8 Tahun Lalu Tekanan Maksimum Gagal
5 Bulan Lalu Tuntutan Menyerah Tanpa Syarat Gagal
Mendatang Operasi Ekonomi Paling Menghancurkan Diprediksi Gagal

Ancaman Trump terhadap Sekutu Iran

Di sisi lain, Donald Trump dalam pengumumannya memperingatkan konsekuensi berat bagi negara atau entitas mana pun yang memberikan bantuan ekonomi kepada Iran. Trump secara terbuka mengajak sekutu-sekutu Amerika Serikat untuk bergabung dalam upaya melumpuhkan stabilitas keuangan Teheran.

Meskipun tekanan internasional terus meningkat, pihak Iran tetap pada posisinya bahwa strategi isolasi ekonomi tidak akan berhasil memaksa mereka tunduk pada kehendak Washington. Araghchi menegaskan bahwa pengalaman sejarah menjadi bukti ketahanan Iran menghadapi tekanan eksternal. (Anadolu/Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |